Pemuda jadi Aktor Pembangunan Bangsa

oleh -180 views
IMM Berfoto Bersama Usai Kegiatan Dialog

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Pemuda yang cerdas dan kreatif ialah yang mampu mengasah potensi diri berprilaku progresif dan memandang kehidupan beebangsa bernegara ini penuh dengan nilai – nilai ideologis yang positif.

Demikian dikatakan aktivis pemuda Muhammad Imam Satria Jati kepada Kalselpos disela – sela kegiatan dialog kebangsaan, dengan mengangkat tema Gerakan Progresif Pemuda Sebagai Aktor Pembangunan Bangsa bertempat di universitas Muhammadiyah

” Semua itu baik selaku organisatoris, aktifis dan masyarakat sosial,” ujar Imam Sabtu (29/06).

Baca juga=Teriakan “MURKA” membahana di Banjarmasin City Rock 2019

Ia menambahkan, dari kegiatan dialog tersebut dihadiri anggota DPRD Provinsi Kalsel, Zulfa Asma Vikra dan akademisi Muhammad Abdan Syakura ini diharapkan bisa membuka wawasan sekaligus buah pemikiran yang positif, artinya jelas bersikap penuh pendewasaan diri penting bagi para pemuda yang energik, memiliki pengetahuan luas dan bersemangat untuk bersikap kritis membangun

“membangun karakter pemimpin mulai dini, baik sifat dewasa, bijak, pembelajar yang handal,” terangnya

Lanjut wakil ketua bidang hukum dan HAM DPD KNPI Provinsi Kalsel ini, hal berikutnya yang perlu dicermati ialah tetap menjadi konseptor yang peka dan selalu evaluatif setiap karya yang dihasilkan, serta mampu di aplikiasikan kepada masyarakat luas. Oleh karena itu sambung Imam ia mengajak agar pemuda Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) untuk terus meningkatkan kemampuan diri baik dari akademik, kinerja organisasi setiap personal sehingga dapat memberikan peran positif kepada masyarakat.

Baca juga=Teriakan “MURKA” membahana di Banjarmasin City Rock 2019

“Jangan pernah menyerah terhadap beberapa kesalahan yang terjadi ketika dalam proses dinamika organisasi,” harap Imam yang juga berprofesi sebagai pengacara ini

Oleh sebab itu tambah Imam, bahwa Indonesia ini milik semua masyarakat indonesia, bukan milik agama tertentu, bukan milik kelompok tertentu dan bukan milik suku tertentu. Semua memiliki hak yang sama sebagai warga negara indonesia meski ditengah banyak perbedaan justru membuat kita bisa bersatu teguh karena bangsa dan negara ini lahir karena banyaknya perbedaan namun kita menyikapinya penuh pendewasaan

” Karena kuatnya rasa persaudaraan kita dalam naungan NKRI ini tentu sudah sepantasnya kita bisa menghargai dan menghormati segala perbedaan,” tukas Imam.

Penulis : Sidik Alfonso
Editor : Aspihan Zain
Penanggungjawab : SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com