Kesbangpol dan BNN Sosialisasikan Bahaya Narkoba

oleh -107 views

BANJARMASIN, K.Pos – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Banjarmasin
bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), menggelar sosialisasi bahaya narkoba, bagi
masyarakat di wilayah Kecamatan Banjarmasin Timur, di Aula Kantor kecamatan setempat,
Rabu (19/6) kemarin.
Kegiatan yang dihadiri sejumlah tokoh dan masyarakat itu, sebagai upaya untuk memberantas
dan mencegah penyalahgunaan narkoba khususnya bagi warga masyarakat di Kecamatan
Banjarmasin Timur dan sekitarnya.

Baca juga=Banjarmasin Mengusulkan agar jadi Bali Kesebelas

Kepala Badan Kesbangpol Kota Banjarmasin, H Kasman menyampaikan, tujuan dari
diadakannya kegiatan ini meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya dan
mengetahui bahaya narkoba, juga untuk mempersempit ruang gerak peredaran dan
penyalahgunaan yang bisa terjadi dimana saja.
"Betapa bahayanya penyalahgunaan narkoba ini, perlu diketahui masyarakat. Bahkan adapula
laporan dari pihak Satpol PP tentang penyalahgunaan bahan bakar (Bensin) untuk dihisap
aromanya, agar mendapatkan efek mabuk," ujar Kasman, kepada wartawan.
Sehingga jelasnya, hal ini tentu perlu diketahui oleh masyarakat agar tidak menjadi korban atau
mengantisipasi diri dan lingkungan, supaya tidak terpengaruh dampak buruk penyalahgunaan.
“Ada yang menyebut aroma bensin dihisap, untuk mengganti lem yang juga dihisap oramanya,”
bebernya.
Kaur Bin Ops (KBO) Satnarkoba Polresta Kota Banjarmasin, Sahri membenarkan, bahwa ada
perilaku sebagian pengguna yang menjadikan aroma lem, untuk mendapatkan efek mabuk.

Baca juga=Banjarmasin Mengusulkan agar jadi Bali Kesebelas

“Padahal ini sangat berpengaruh buruk, karena dapat merusak jaringan otak manusia,”
ingatnya.
Bagi penjual lem Fox baik di warung atau tempat mana saja ingatnya, agar tidak sembarangan
menjual bahan perekat itu kepada anak-anak, agar tidak disalahgunakan.

“Ini sesuai dengan data pihak Kesbangpol bahwa ada saja yang tertangkap karena menghirup
aroma Bensin dan lem Fox,” ucapnya.
Ketua RT 27 Kelurahan Kuripan, Wijaya Basri mengaku, sangat mendukung upaya pencegahan
melalui sosialisasi yang dilaksanakan. Agar masyarakat paham tentang bahaya dan langkah
pencegahan peredaran penggunaan minuman keras dan narkoba.
“Kami sangat mendukung sosialisasi ini, agar anak-anak bangsa dapat diselamatkan dari bahaya
narkoba dan zat terlarang lainnya. Supaya kehidupan kita lebih baik,” tandasnya.

Penulis:Fudail/Aspihan
Penanggungjawab: SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com