Ikuti Lomba ASMAN TOGA, 3 Kecamatan Akan Wakili HSU

oleh -119 views

AMUNTAI, K.Pos – Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) turut mengikuti lomba Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga (ASMAN TOGA). Keikut sertaan HSU diiringi dengane kedatangan Tim penilai lomba ASMAN TOGA Provinsi Kalsel ke ke Kabupaten HSU yang disambut oleh Tim Penggerak PKK dan Dinas Kesehatan HSU.

Kunjungan Tim Penilai lomba Toga Provinsi Kalsel yang terdiri dari perwakilan TP PKK Provinsi, Dinkes Kalsel, dan Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Kalsel dalam rangka melaksanakan penilaian di tiga tempat di HSU. Ketiga tempat itu Desa Pal Batu kecamatan Paminggir, Desa Sungai Pinang Kecamatan Sungai Pandan (Alabio), dan Kelurahan Kebun Sari Kecamatan Amuntai Tengah.

Baca juga=Wakil Bupati HSU Hadiri HUT Ceremony STIPER Amuntai

Menurut Danu Fran Fotohena Kepala Bidang Pelayanan Sumber Daya Kesehatan Dinkes HSU pihaknya bersama TP PKK kabupaten HSU sebelumnya telah memberikan imbauan kepada seluruh kecamatan di kabupaten HSU untuk mengikuti lomba toga tahun 2019 ini.

“Setelah dilakukan seleksi maka terpilih lah tiga daerah tersebut sebagai tempat penilaian lomba Toga Tingkat Provinsi Kalsel, yang ketiganya mewakili atas tiga kategori yang dilombakan,” terangnya.

Karena terangnya, tiga desa yang mengikuti lomba Toga tersebut sesuai dengan tiga kategori penilaian, yaitu Desa Pal Batu untuk kategori penilaian daerah terpencil, Desa Sungai Pinang untuk kategori daerah pedesaan, dan Kelurahan Kebun Sari untuk kategori daerah perkotaan,” ucapnya.

Danu menyebut, terpilihnya ketiga daerah tersebut tidak berkaitan dengan penilaian lomba HATINYA PKK (Halaman Asri teratur Indah dan Nyaman), karena penilaian lomba Toga tebih terfokus dengan pemanfaatan tanaman obat tradisional sesuai geografis daerah tersebut.

Hanya saja, sebagian dari desa tersebut pernah juga mengikuti lomba HATINYA PKK yang lebih terfokus pada penilaian penataan ruang pekarangan rumah yang lebih dimanfaatkan untuk memberikan kesan asri.

“Lomba Asman Toga ini hampir mirip dengan HATINYA PKK, tapi ada beberapa kriteria yang membedakannya,” sambung Danu.

Dirinya berharap dengan mengikuti lomba Asman Toga ini akan mengurangi angka kejadian semua penyakit yang sebenarnya dapat diantisipasi dengan pemanfaatan tanaman obat herbal di lingkungan sekitar.

Sementara menurut Ketua Tim Penilai H Heru, banyak pengalaman menarik selama melakukan penilaian lomba di Kabupaten HSU, seperti melakukan penilaian ke kecamatan Paminggir di Desa Pal Batu yang perjalanannya hanya dapat dilakukan melalui transportasi air.

Baca juga=Wakil Bupati HSU Hadiri HUT Ceremony STIPER Amuntai

“Pengembangan lomba toga sendiri harus dilakukan dari dukungan semua pihak, tidak hanya dinas terkait, tetapi kepada masyarakatnya itu sendiri,” pesan Kabid pelayanan kesehatan tradisional Dinkes Provinsi Kalsel tersebut.

Penulis : Adiyat/tim
Penanggungjawab : SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com