Hindari kecurangan, Pedagang Disperindag Tera ulang Timbangan.

oleh -159 views

MARTAPURA.K.pos Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Banjar lakukan kegiatan tera ulang kepada sejumlah pedagang di pasar Ikan Batuah Martapura,  Senin (17/6). 

Tenaga ahli Disperindag Banjar Titin Hartati mengatakan adapun kegiatan ini dilakukan dalam rangka pembentukan Pasar Tertipu Ukir (PTU) dan mengantisipasi kecurangan berat timbangan yang dilakukan oleh pedagang pasar, sehingga dapat menimbulkan kerugian kepada konsumen atau pembeli. 

Baca juga=Hermansyah Maju Pilwali Banjarmasin bila dapat Restu

“Dalam kegiatan tera ulang yang kita lakukan pada kali ini hingga pukul 12.00 wita siang tadi sudah ada 65 peserta, dan alhamdulillah tidak ada didapati kecurangan yang dilakukan oleh para pedagang lewat timbangannya,” Akunya. 

Ditambahkan Titin dalam melakukan tera ulang tersebut Disperindag Banjar menarik retribusi berdasarkan perbup No 66 tahun 2017. Besaran retribusi tergantung jenis timbangan yang di tera ulang, seperti halnya jenis timbangan kelas III & IV sebesar Rp 3.000 dan alat timbangan 1 set Rp 1.000 yang mana para pedagang hanya dikenakan Rp 4.000 per timbangannya. 

Sementara dalam satu tahun pihaknya melakukan tera ulang satu kali dalam setiap timbangannya, adapun ketidak sesuaian timbangan  yang biasanya didapati tidak sesuai dikarenakan beberapa faktor seperti halnya,  dicurangi, pemakaian,  hingga karakteristik alat. 

“Setiap timbangan ini harus di tera ulang, setiap tahunnya,  pasti mengalami penyusutan timbangan, faktornya macam-macam karena kualitas timbangan, akibat banyaknya pemakaian yang terus menerus,” Katanya. 

Masih ditempat yang sama Akhmad salah seorang pedagang ikan di Pasar Martapura mengatakan, sangat mengapresiasi kepada pemerintah daerah karena sudah memberikan fasilitas tera ulang,  walaupun kegiatan ini dilakukan berbayar, namun dinilainya tidak terlalu membebani pedagang mengingat ongkos yang tidak begitu besar. 

Baca juga=Hermansyah Maju Pilwali Banjarmasin bila dapat Restu

“Saya cuman di pungut Rp 4.000 untuk memperbaiki timbangan saya,  ini baru kali pertama timbangan saya diterapkan ulang ditahun ini, dengan begini kita juga tidak merugi  menimbang saat bertransaksi dengan pembeli,  selama ini saya juga tidak tahu bahwa timbangan saya menyusut 20 ones,” Akunya. 

Penulis:Fahmi
Penanggung jawab:SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com