Dinkes gelar Rakor Cegah Stunting

oleh -158 views

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalsel menggelar Rapat Koordinasi ( Rakor) sebagai upaya salah satu pencegahan stunting ( tinggi badan berbanding umur) di Kalsel, oleh karena itu percepatan secara optimal perlu dilakukan oleh semua pihak yang bukan saja menjadi tanggung jawab pihak kesehatan saja. Oleh karena itu rakor yang diikuti seluruh kepala dinas kesehatan 13 Kabupaten dan kota serta tim kesehatan mengharapkan ada upaya sinergitas yang baik dalam korvergensi percepatan pencegahan stunting di Kalsel

” Ya rakor ini salah satu cara agar target indikator dalam rencana pembangunan,” kata kepala dinas kesehatan provinsi Kalsel, Dr H.Muhammad Muslim,Spd Mkes kepada Kalselpos Jumat (28/06)

Prof Dr Husaini,Skm, Mkes ( Kiri) Drs Abdul Haris Makkie,Msi (Tengah) dan Dr H.Muhammad Muslim,Spd, Mkes (Kanan)
Para Peserta Rakor Pencegahan Stunting

Baca juga=Teriakan “MURKA” membahana di Banjarmasin City Rock 2019

Oleh karena itu, untuk tahap aksi dilapangan secara serius sekaligus menyamakan persepsi dan terkait penanganannya, sehingga upaya sejak dini bisa dilakukan sejak 1000 hari kehidupan dalam rahim dari seorang calon ibu, diantaranya dari cara sederhana misalnya dengan memeriksakan kandungan secara rutin dan terjadwal serta menerapkan pola hidup sehat, bersih dengan memenuhi gizi seimbang artinya semua itu tidak selalu dengan yang mahal

” Pola hidup sehat memenuhi gizi seimbang ini tidak selalu yang mahal, tapi dengan menu sederhana dan murah,” terangnya

Muslim menambahkan, saat ini pencegahan stunting tingkat Provinsi Kalsel menjadi target indikator dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) disektor kesehatan tahun 2016 – 2019 dan RPJMD tahun 2016 – 2021, sasaran utamanya adalah menurunkan prevalensi stunting anak usia 2 tahun

” ya kita dalam 4 tahun terakhir sudah mampu menurunkan stunting sebesar 2 persen menjadi 32 persen ,” beber Muslim

Lanjut Muslim dinas kesehatan Kalsel menggunakan metode pendekatan dengan Terstruktur, Sistematis dan Masif (TSM) selain itu pihaknya juga membenuk tim pokja yang diarahkan langsung Gubernur Kalsel, H.Sahbirin Noor dimana ketuanya dari Kepala Bappeda dan Sekretaris Dinkes Provinsi Kalsel dan tim pokja ini terstruktur hinngga ketingkat pedesaan.

Berfoto Bersama Usai Kegiatan Rakor

Sementara itu sekretaris daerah Provinsi Kalsel, Drs H Abdul Haris Makkie, Msi mengungkapkan, persoalan stunting ini merupakan tugas bersama baik pemerintah, swasta dan masyarakat umum agar bisa ambil bagian guna penanganan stunting ini

” Ada beberapa metode diantaranya pendekatan beberapa aksi, yaitu analisa situasi dilapangan,” terangnya

Baca juga=Teriakan “MURKA” membahana di Banjarmasin City Rock 2019

Bukan itu saja sambung Haris yang menjadi tolak ukurnya adalah mengapa persoalan stunting ini tinggi, sehingga perlu di rebukan secara korehensif dan kontinyue (berkelanjutan) termasuk mengacu pada regulasi serta aturan ditingkat Kabupaten Kota hingga tingkat desa.

Penulis : Sidik Alfonso/Adv
Editor : Aspihan Zain
Penanggungjawab : SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com