Dana Pilkada 2020 diperkirakan Rp200 Miliar lebih

oleh -246 views

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Dana Cadangan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kalsel Tahun 2020 dalam rapat paripurna DPRD yang dipimpin Wakil Ketua H Muhaimin, Kamis (13/6) di Banjarmasin.

Baca juga=DISPARPORA BALANGAN AKAN GELAR TURNAMEN SEPAK BOLA PAMAN BIRIN CUP 2019

“Hal ini sebagaimana disebutkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah,” ujar Sahbirin Noor.
Pengeluaran pembiayaan itu jelasnya, salah satunya diberikan kepada para penyelenggara Pilkada dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) serta pihak keamanan, demi suksesnya penyelenggaraan Pilkada yang akan datang.
“Dana cadangan itu tentu akan kita sesuaikan dengan volume kegiatan, baik di KPU maupun Bawaslu, berapa keperluannya dan kita punya anggaran ya kita siapkan,” katanya.
Disinggung besaran dana cadangan, menurut Gubernur sekitar Rp200 miliar lebih.”Dengan dana Rp200 Miliar, kalau penyelenggaraannya amburadul dan sebagainya, justru masalah yang terjadi, yang kasihan dan rugi ini adalah rakyat, karena duit itu adalah duit rakyat,” kata Sahbirin mewanti-wanti.
Sementara itu Kepala Kesbangpol Kalsel, Adi Santoso menegaskan Raperda Dana Cadangan Pilkada Kalsel 2020, setelah KPU dan Bawaslu Kalsel telah mengajukan keperluan dana untuk penyelenggaraan Pilkada tersebut.

Baca juga=DISPARPORA BALANGAN AKAN GELAR TURNAMEN SEPAK BOLA PAMAN BIRIN CUP 2019

Dimana tahapan awal Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel itu dimulai pada September 2019. Kemudian dari pengajuan dana Pilkada, baik KPU maupun Bawaslu itu direkomendasikan oleh tim yang ada di Kesbangpol Kalsel sebesar Rp210 miliar.
“Rp210 miliar itu terbagi Rp150 miliar dana hibah untuk penyelenggaraan pemilu dalam hal ini adalah KPU, kemudian Rp60 miliar adalah untuk Bawaslu Kalsel,” terangnya.
Kepala Bakeuda Kalsel H Aminuddin Latif ketika dikonfirmasi terkait estimasi dana cadangan sebesar Rp210 miliar tersebut mengatakan,
SKPD pengampunya itu dari Kesbangpol, tentu ada masukan-masukan dari stackholder penyelenggara Pemilu, baik dari KPU maupun Bawaslu. Itu di formulakan di Kesbangpol, sementara Bakeuda mencarikan dananya dan menganggarkan. “Bakeuda siap dengan anggaran Rp210 miliar itu,” tegas Amin.

Penulis : Sidik Alfonso
Editor : Aspihan Zain
Penanggungjawab : SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com