Banjarmasin Mengusulkan agar jadi Bali Kesebelas

oleh -122 views
WISATA – Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina, saat jadi Narasumber dalam kegiatan diskusi tentang Menata (ulang) Siring Tendean Kota Banjarmasin, di cafe Rumah Anno.(istimewa)

BANJARMASIN, K.Pos – Satu-satunya kota di Indonesia dengan sungai sebagai salah satu
unggulan destinasi wisatanya adalah Kota Banjarmasin. Bila kota lain di Indonesia destinasi
wisata berupa pantai, laut dan gunung, maka di Kota Banjarmasin menawarkan sungai sebagai
destinasi wisatanya.

Baca juga=Hermansyah Maju Pilwali Banjarmasin bila dapat Restu

Karena itu, Kota Banjarmasin telah menawarkan kebeberapa kementerian untuk dijadikan
sebagai Bali kesebelas di Indonesia. “Beberapa waktu lalu Presiden RI telah menetapkan 10 Bali
baru. Maka, Kota Banjarmasin menawarkan diri ke beberapa menteri untuk menjadi Bali ke
sebelas. Karena di Indonesia tidak ada kota yang memiliki sungai. Sungai terindah di Indonesia
hanya ada di Kota Banjarmasin,” ucap Walikota Banjarmasin saat Narasumber dalam kegiatan
diskusi tentang Menata (ulang) Siring Tendean Kota Banjarmasin, Senin (17/6).
Kegiatan di cafe Rumah Anno Banjarmasin itu, dihadiri sejumlah instansi terkait lingkup Pemko
Banjarmasin diantaranya Dinas Kebudayaan dan pariwisata Kota Banjarmasin, Dinas
Perhubungan Kota Banjarmasin, Dinas Satpol PP Kota Banjarmasin, Dinas Lingkungan Hidup
Kota Banjarmasin, dan Komisi II DPRD Kota Banjarmasin.

Baca juga=Hermansyah Maju Pilwali Banjarmasin bila dapat Restu

Selain itu, dalam kegiatan yang juga membahas tentang pengelolaan pedagang kaki lima,
kebersihan, fasilitas dan pengaturan parkir serta cara merubah stigma masyarakat agar
memiliki pola pikir tentang ketertiban, dan budaya kebersihan itu merupakan hal penting dalam
menunjang kepariwisataan.
Ikut hadir juga oleh pengamat tata ruang Kota Banjarmasin, Pengamat Kebijakan Publik,
Komunitas Kaki Kota, Komunitas FKH, Komunitas Masyarakat Peduli Sungai, Komunitas hijau,
komunitas Lapor, Pengurus MTP, perwakilan para pedagang, ketua RT setempat dan para
Babinsa dan Babinkamtibmas.
Sejumlah masukan agar kawasan Siring Tendean bisa bersih dan tertib dari pedagang kaki lima
dilontarkan para pengamat.
Salah satunya peserta diskusi, Hasan Zainuddin yang merupakan Sekretaris FKH Kota
Banjarmasin memberikan masukan kepada Pemko Banjarmasin tentang penertiban PKL di
Siring Tendean dengan gaya yang cukup menarik.

Pria yang akrab disapa Paman Anum saat itu menyatakan, saat ini dirinya kebingungan dengan
keberadaan PKL yang kian marak di kawasan Siring Tendean. Bahkan, jelasnya, saking
banyaknya para PKL yang berdagang di atas siring tersebut, ia mengaku menjadi tidak tahu lagi,
saat ini untuk penertiban PKL di kawasan tersebut menjadi kewenangan instansi mana.
“Tulisannya ada, PKL Dilarang Berjualan, Tapi kenapa masih banyak yang berjualan. Saya mau
menegur, tapi saya tidak memiliki wewenang. Saya tidak tahu, untuk urusan PKL ini siapa yang
berwenang,” ucapnya, sambil disambut gelak tawa peserta diskusi lainnya.
Suasana diskusi malam itu, kian bertambah hangat dengan banyaknya masukan tentang
pembenahan untuk kawasan destinasi wisata kota ini, yang intinya mendukung Pemko
Banjarmasin menjadikan sungai di Kota Banjarmasin sebagai Sungai Terindah di
Indonesia.

Penulis: Fudail/rel
Penanggungjawab: SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com