Bangunan Pasar Mingguan Desa Sikui Memprihatinkan

oleh -184 views
Kosong-Karena bangunan pasar sudah nampak lapuk dan miring,para pedagang sudah tidak lagi menempati bangunan lapuk yang disediakan.(Asli)
MUARA TEWEH, K Pos–  Kondisi pasar mingguan di Desa Sikui, Kecamatan Teweh baru, Kabupaten Barito Utara sangat mengkhawatirkan. Karena bangunan pasar tersebut hampir roboh.
Bangunan pasar mingguan yang dibangun pada tahun 1992 ini sangat mengkhawatirkan untuk digunakan. Pasalnya, tiang yang menopang atap los pasar tersebut saat ini miring. Sehingga, para pedagang enggan untuk menempati bangunan pasar tersebut.
Kepala Desa Sikui, Saperani membenarkan bahwa kondisi pasar tersebut perlu dilakuakn perbaikan. “bangunan pasar yang terbuat dari kayu ini, sudah miring, selain itu atap pasar hanya ditopang empat tiang yang menancap ke tanah, sedangkan tiang lainnya merupakan tiang gantung,” jelas Saperani, Sabtu 6 Juni 2019 saat ditemui wartawan di lokasi pasar.
Disampaikan Kades, bahwa dengan kondisi tersebut, para pedagang memilih lokasi yang lebih aman,yakni di sekitar bangunan tersebut. Bahkan, para pedagang meluber hingga pinggir jalan utama.
Untuk itu, pemerintah desa akan melakukan rehab atas bangunan pasar tersebut. Namun pihaknya masih berkoordinasi dengan pemerintah daerah. “Agar pembangunan tersebut lebih respresentatif dan fungsional,” terangnya.
Untuk jumlah pedagang, kata dia, di pasar mingguan Desa Sikui ini mencapai 100 lebih pedanang. Sementara untuk pembeli dipasar tersebut bukan hanya warga desa Sikui, bahkan desa tetangga seperti Hajak, Pandran Jari, dan komplek sawit kemitraan yang berada di lokasi perusahaan.
“Alasan mereka lebih memilih desa Sikui, karena lebih dekat dibanding pasar yang ada di ibu kota kabupaten dan Desa Kandui,” ungkapnya.
Disampaikannya pula, bahwa pemerintah daerah juga telah membangunan bangunan permanen yang bekerjasama dengan kementrian perdagangan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) pada tahun 2015.
Namun bangunan tersebut tidak sesuai dengan kondisi serta peruntukannya. Sehingga bangunan tersebut tidak pernah digunakan para pedagang. “Untuk itu, kami nantinya akan melakukan rehab terhadap bangunan tersebut, sehingga dapat digunakan oleh para pedagang dengan maksimal,” imbuhnya.
Sehingga, ungkap dia, para pedagang dapat di tata dan menempati lokasi pasar. Sehingga tidak ada lagi pedagang yang berjualan di pinggir jalan.
Penulis :Asli
Penanggungjawab : SA Lingga

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com