Balas Dendam, Ayah dan Anak bacok Keponakan

oleh -347 views
Pelaku ayah dan anak

MUARA TEWEH, Kalselpos.com – Rupanya perseteruan antara dua mantan kepala Desa Ipu, Askameng dan Saukani tidak lantas selesai dengan telah dihukumnya Askameng.

Saukani yang masih dendam atas peristiwa pembacokannya terdahulu yang menyebabkannya harus dirawat di RSUD Muara Teweh, melakukan balas dendam terhadap Askameng yang baru saja keluar bersyarat dari Lembaga Pemasyarakatan Muara Teweh.

Korban

Bersama dengan anaknya yang masih duduk dibangku kelas 2 SMA, Saukani mendatangi Askameng yang saat itu sedang mengadakan hiburan musik di rumah keluarganya, jalan Jendral Sudirman atau tidak jauh dari PDAM Muara Teweh, Rabu (12/6) sekitar pukul 20.00 WIB.

Baca juga=Kafilah STQ Barito Utara ikuti 8 Cabang Lomba

Askameng yang saat itu tidak siap atas penyerangan itu, lantas menjadi bulan-bulanan kedua pelaku. Beberapa orang yang ada di lokasi kejadian pun tidak dapat mencegah tindakan Saukani dan anaknya.

Akibat kejadian itu, korban yang diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan pelaku (keponakan Saukani) menderita luka bacok pada bagian tangan, kaki dan kepala serta pada bagian wajahnya.

Usai membacok korban, ayah dan anak tersebut lantas menyerahkan diri ke Polres Batara, sementara Askameng yang menderita luka-luka dibawa oleh rekan-rekannya ke RSUD Muara Teweh untuk mendapat pertolongan medis, dan saat ini menjalani operasi di RSUD Muara Teweh.

Baca juga=Kafilah STQ Barito Utara ikuti 8 Cabang Lomba

Kasat Reskrim Polres Batara AKP Samsul Bahri Sik didamping KBO Reskrim Iptu Ardianto membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini kasus pembacokan terhadap mantan Kades Ipu ini, sedang dalam penanganan pihaknya.

Diceritakannya, kejadian berawal dari pelaku yang melihat adanya postingan di Facebook, bahwa korban sedang hiburan musik di rumah keluarganya Jalan Jendral Sudirman. Lalu kedua pelaku datang membawa senjata parang, lalu melakukan pembacokan terhadap korban yang baru saja bebas bersyarat dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Muara Teweh atas kasus pembacokan terhadap Saukani.

“Sementara dugaan motif pelaku karena dendam, kedua terduga pelaku saat ini telah diamankan di Polres Barut dan kasus ini masih kita selidiki,” ucap Samsul didampingi Arianto, Kamis (13/6/19).

Sementara itu pantauan di RSUD Muara Teweh tanpa keluarga korban menunggui as tameng yang sedang menjalani operasi di RSUD Muara Teweh.

Menurut salah satu keluarga korban, Saukani memang tidak puas dengan kasus yang lalu dan masih menyimpan dendam. Puncaknya dengan penyerangan terhadap Askameng Rabu (12/6) malam.

Wakil Bupati Batara, Sugianto Panala Putra yang saat itu kebetulan datang ke RSUD Muara Teweh, sempat mendatatangi keluarga korban. Wabup meminta agar keluarga korban tidak melakulan tindakan-tindakan yang tidak diinginkan. “Agar kasus ini diserahkan kepada pihak yang berwajib,” katanya.

Penulis : Asli
Editor : Aspihan Zain
Penanggungjawab : SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com