Anggota Dewan dapat Jas “Baru” Senilai Rp2,5 juta

oleh -148 views
Ahmad Syauqi

Sementara ini, pihak Sekretariat baru mengukur pembuatan baju para anggota dewan petahana atau
yang hampir sudah dipastikan terpilih lagi untuk periode 2019-2024. Sedangkan yang baru masih
belum, karena harus menunggu pengumuman resmi dari KPU
==============================
BANJARMASIN, K.Pos – Berbagai persiapan menyambut prosesi sakral pelantikan para anggota legislatif
DPRD Banjarmasin yang baru periode 2019 – 2024 mulai dilakukan. Bahkan Sekretariat DPRD Kota
Banjarmasin, sudah mulai melaksanakan proses ukur pakaian jas lengkap bagi mereka yang akan ikut
dalam pelantikan itu, nilainya disebut sebesar Rp Rp2,5 juta per orang.
"Yang dibuatkan itu untuk jas dan celana, tidak termasuk pakaian putih dalam dan dasi. Inikan harga
pagu, bisa saja tidak sampai segitu harga satu stelnya,” ujar Pejabat Teknis Pelaksana Kegiatan
Pengelolaan Kelengkapan dan Atribut Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Ahmad Syauqi, kepada
wartawan, Rabu (19/6) kemarin.

Baca juga=Banjarmasin Mengusulkan agar jadi Bali Kesebelas

Menurutnya, kostum pelantikan anggota DPRD Kota Banjarmasin yang baru adalah Pakaian Sipil
Lengkap (PSL) atau pakaian jas. Selain mendapat fasilitas baju jas tersebut, anggota dewan baru juga
mendapat Pakaian Sipil Resmi (PSR) berbentuk semi jas dengan harga Rp1.250.000.
"Ini hanya dapat satu stel saja, besaran harga itu masih pagu juga," jelas pria yang juga menjabat
Kasubbag Protokol dan Kehumasan DPRD Kota Banjarmasin ini.
Kemudian katanya, para anggota DPRD yang baru nanti, jumlahnya sama dengan periode ini yakni,
sebanyak 45 orang, juga akan mendapatkan Pakaian Sipil Harian (PSH) yang harganya dialokasikan Rp1
juta per stelnya.
"Untuk PSH ini akan kita buatkan dua stel, sama tahun ini juga," ucapnya.
Selanjutnya, kata Syauqi, para anggota dewan yang baru tersebut juga akan dibuatkan baju adat Banjar,
di mana anggarannya Rp3 juta per orangnya.
"Ada lagi satu baju yang dibuatkan untuk anggota dewan yang baru ini, yakni, baju batik sasirangan,
harganya kita patok Rp500 ribu per satunya,” bebernya.
Selebihnya, kata Syauqi lagi, pihaknya juga menyiapkan pembuatan pin, yakni, yang tidak berbahan
logam mulia. "Jadi pin anggota dewan itu dalam aturannya tidak boleh lagi dari emas. Ada juga kita siap
buatkan papan nama dan kartu anggota," terangnya.
Untuk sementara ini, kata Syauqi, pihaknya baru mengukur pembuatan baju para anggota yang
petahana atau yang hampir sudah dipastikan terpilih lagi untuk periode 2019-2024.

Sedangkan yang baru atau wajah baru, masih belum karena harus menunggu pengumuman resmi dari
KPU.

Baca juga=Banjarmasin Mengusulkan agar jadi Bali Kesebelas

"KPU belum mau memberikan data resmi siapa yang terpilih sebagai anggota DPRD Kota Banjarmasin
periode 2019-2024 karena masih ada sengketa," ujarnya.
Pelantikan anggota DPRD Kota Banjarmasin periode 2019-2024 tambahnya, dijadwalkan pada 8
September 2019 di ruang rapat paripurna DPRD Kota Banjarmasin.

Penulis:Aspihan Zain
Penanggungjawab: SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android  kami di Play Store

Aplikasi Kalselpos.com