Akhirnya 2 Korban Bencana Matasirih Ditemukan

oleh -408 views
Ilustrasi.(net)

KOTABARU, Kalselpos.com – Bencana tanah longsor dan banjir bandang pulau Matasirih yang terjadi pada Rabu (24/4) kemarin, pastinya menyisakan duka bagi masyarakat di dua desa yakni Teluk Sungai dan Labuan Barat.

Selain belasan rumah mengalami kerusakan berat maupun ringan, peristiwa tanah longsor juga akibatkan 2 nyawa melayang yang diketahui adalah ibu dan anak atas nama Hikmah (25) dan anaknya Dea seorang anak yang masih berusia 6 bulan.

Pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI Polri dan masyarakat setempat yang akhirnya pada hari ke tujuh pasca terjadinya bencana tersebut sekitar pukul 12.00 wita siang tadi (01/05), terdengar kabar bahwa 2 korban yang tertimbun longsoran tersebut berhasil di temukan.

Baca Juga ==>Kodim Kawal Rombongan Bupati

Sebagaimana info terkini yang di berikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotabaru.

“Alhamdulillah, tim Sar gabungan telah membuahkan hasil menemukan korban runtuhan tanah longsong di pulau Matasirih,” ungkap Kepala BPBD Kotabaru, H Rusian Ahmadi Jaya kepada kalselpos.com, sore ini tadi.

Selanjutnya, katanya menyambung, setelah dilakukan upaya pengangkatan tubuh korban langsung dilaksanakan pembersihan dan dikuburkan di lokasi pemakaman umum Pulau Matasirih sekitar pukul 18.00 wita.

“Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kotabaru mengucapkan terimakasih atas segala dukungan moral dan materiil dari seluruh masyarakat Kotabaru hingga akhirnya 2 korban di temukan. Sementara, untuk jumlah pengungsi masih di perkirakan sekitar 500-an orang di sekitaran areal pelabuhan yang belum selesai pembangunannya,” jelasnya pula.

Senada dengan itu, pegawai staf Kecamatan Pulau Sembilan, Sudarsono mengatakan, beberapa saat lalu ia sempat di hubungi pihak keluarga korban yang memberikan informasi serupa.

Baca Juga ==>Kodim Kawal Rombongan Bupati

“Berdasarkan keterangan yang saya dapat dari pihak keluarga, saat di temukan 2 korban tersebut dalam posisi sang anak (Dea) yang berusia 6 bulan masih berada di dalam pangkuan ibunya (Hikmah 25 tahun). Mudah-mudahan kedua korban tersebut dalam keadaan khusnul khotimah,” tandasnya.

Penulis :uzi
Editor:Wandi
Penanggung jawab: SA Lingga

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android kami di Play Store 
Aplikasi Kalselpos.com

Slider