Ada Pembelajaran Karate di Pesantren Ramadhan Sabilal Muhtadin

oleh -372 views
Asisten I Bidang Pemerintahan Sekdaprov Kalsel, Siswansyah mengalungkan ID Card kepada peserta pesantren Ramadhan 1440 Hijriah Angkatan Muda Sabilal Muhtadin, Rabu siang.(Anas Aliando)

BANJARMASIN, kalselpos.com – Pesantren Ramadhan 1440 Hijriah digelar Angkatan Muda Sabilal Muhtadin Banjarmasin.

Dengan mengambil tema “Jadikanlah Al-Qur’an Sebagai Pedoman Bukan Pajangan” dibuka Asisten I Bidang Pemerintahan Sekdaprov Kalsel Siswansyah, mewakili Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang berhalangan hadir, Rabu (8/5/2019) siang.

“Kegiatan ini perlu diapresiasi. Para peserta diajarkan mengisi waktu agar lebih bernilai. Pesantren Ramadhan mampu memupuk semangat kebersamaan dan mengandung nilai silaturahmi, banyak berkah dan kebaikan yang terkandung didalamnya,” ujar gubernur dalam sambutan tertulisnya.

Baca Juga ==>Jaga Kekompakan Karate di Banua

Gubernur juga tidak lupa berpesan kepada para ulama, ustadz, peserta pesantren Ramadhan  dan masyarakat di Kalsel untuk terus menjaga kedamaian di Bumi Lambung Mangkurat. “Mari kita selalu menjaga kedamaian untuk Banua yang sama – sama kita sayangi,” cetusnya.

Ketua Pelaksana Pesantren Ramadhan 1440 Hijriah Angkatan Muda Sabilal Muhtadin, Wahyudi mengatakan, pesantren Ramadhan kali ini di ikuti kurang lebih 500 peserta  yang dibagi dalam dua katagori.

Yang pertama katagori Sekolah Dasar dan sederajat kelas 5 dan 6 sebanyak 200 orang.  Yang kedua katagori umum untuk siswa SMP, SMA dan Mahasiswa sebanyak  300 orang. “Jumlah ini kami prediksi akan terus bertambah karena pendaftaran masih kami buka,” ujarnya kepada  kalselpos.com usai acara pembukaan.

Disampaikannya, kegiatan direncanakan berlangsung selama 16 hari terhitung mulai  Rabu 8 Mei 2019. Kegiatan pesantren berlangsung mulai pukul 09.00 WITA sampai habis salat Ashar.

Berbagai materi dan pembelajaran diberikan dalam kegiatan ini. Yang paling ditonjolkan adalah pembelajaran keagamaan seperti memahami isi kandungan Al-Qur’an, Tafsir, Fikih dan akidah akhlak.

Baca Juga ==>Jaga Kekompakan Karate di Banua

“Ada satu hari pamateri kami datangkan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalsel yang akan memaparkan dampak dan bahayanya Narkoba dalam menghancurkan generasi muda. Ada juga kegiatan fisik yaitu latihan  karate,” jelasnya.

Wahyudi menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk menyemarakkan bulan Ramadhan dan mengisi waktu luang agar tidak digunakan dengan hal yang sia – sia.

“Meskipun di sekolah mereka juga diadakan pesantren kilat, namun itu biasanya sebentar saja. Kalau disini kami menggambleng mereka selama 16 hari. Semoga bisa menjadikan mereka lebih baik lagi baik dari akhlak atau perilaku maupun bidang pemahaman agama,” imbuhnya.

Penulis: Anas Aliando
Editor: Aspihan Zain
Penanggungjawab: SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android kami di Play Store 
Aplikasi Kalselpos.com

Slider