Noormiliyani Sampaikan LKPj TA 2018

oleh -411 views
Ilustrasi.(net)

MARABAHAN, Kalselpos.com – Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS menyampai kan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran (TA) 2018 di hadapan Sidang Paripurna dipimpin Ketua DPRD H Hikmatullah dan Wakil Ketua Anis Riduan serta Mudjiadi.

“Sebagai perwujudan dari ketentuan peraturan dimaksud maka dikesempatan ini saya sampaikan LKPj sebagai progress report khususnya terkait hasil capaian kinerja selama kurun waktu tahun 2018,” papar Noormiliyani dalam Sidang Paripurna yang dihadiri Wakil Bupati H Rahmadian Noor, para anggota DPRD, Pejabat Sekadkab Batola H Abdul Manaf, para anggota forkopimda, para pimpinan SKPD, para camat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan undangan lainnya

Penyampaian LKPj ini sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah kepada Pemerintah, Laporan Pertanggungjawaban Kepala Daerah kepada DPRD, dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah kepada Masyarakat.

“Sebagai perwujudan dari ketentuan peraturan dimaksud maka dikesempatan ini saya sampaikan LKPj sebagai progress report khususnya terkait hasil capaian kinerja selama kurun waktu tahun 2018,” papar Noormiliyani dalam Sidang Paripurna yang dihadiri Wakil Bupati H Rahmadian Noor, para anggota DPRD, Pejabat Sekda Kab Batola H Abdul Manaf, para anggota forkopimda, para pimpinan SKPD, para camat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Dalam Sidang Paripurna sekaligus Penyampaian 4 buah Raperda masing-masing tentang Penyelenggaraan Pemerintahan Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi, Raperda tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2011 tentang Retribusi Tertentu, Raperda tentang Perubahan Atas Perda Nomor 2 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Raperda tentang Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah ini, Noormiliyani menguraikan LKPj TA 2018 yang mencakup hasil-hasil kinerja sebagaimana ditetapkan kebijakan umum anggaran dan prioritas serta pagu anggaran (KUA-PPA) yang mencakup 8 sasaran pembangunan.

Didukung APBD Tahun 2018 setara Rp1.204.316.189.428 dengan realisasi Rp1.128.752.078.413,78 atau 106,43 persen yang terdiri dari realisasi PAD Rp105.156.512.049,78 atau 115,64 persen dari target Rp90.931.709.068 terdapat kenaikan signifikan 14,14 persen dibanding tahun 2017 Rp92.134.311.469. Sedangkan realisasi pajak, bagi hasil bukan pajak Rp143.481.761.110 atau 166,3 persen dari target Rp86.264.368.000.

Untuk Dana Alokasi Umum (DAU) Rp565.599.483.000 dibandingkan tahun 2017 sebesar Rp563.856.750.000 atau naik 0,31 persen. Sedangkan realisasi dana alokasi khusus (DAK) Rp199.754.994.741 atau 98,66 persen dari target Rp202.471.935.540.

“Dengan kondisi kemampuan daerah yang semakin meningkat ini menunjukan usaha dan kerja keras telah memberikan hasil memadai yang berarti juga memungkinkan kita dapat mengakomodasikan berbagai kebutuhan pembangunan pada saat tahun anggaran berjalan, baik yang didasarkan atas prioritas kebijakan daerah sendiri maupun dalam rangka kebijakan makro nasional di daerah,” kata Noormiliyani.

Mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel ini memaparkan, kinerja pemerintahan Batola tahun 2018 dinilai sangat memberi manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kinerja berkesinambungan dan konsisten.

Indikator optimasi kinerja yang dicapai dapat dicermati dari nilai yang dihitung secara sistematik dengan formulasi pendapatan daerah regional bruto (PDRB) per kapita penduduk. Indikator komulatif optimasi kinerja yang diperoleh tahun 2018 ditandai oleh kecenderungan meningkatkan nilai indeks peningkatan manusia (IPM).

Demikian pula meningkatnya nilai PDRB per kapita sebagai indikator tingkat kemajuan perekonomian dan IPM sebagai indikator kesejahteraan memberikan makna kinerja Pemkab Batola secara umum telah memberikan hasil guna lebih memajukan dan mensejahterakan masyarakat.

Indikator sesuai PDRB di Batola didominasi sektor pertanian yang memberi arti pembangunan bidang pertanian dan bidang-bidang pendukung dinilai memberi hasil nyata yang baik dan sangat memadai.
Sedangkan indikator keberhasilan lainnya, lanjut Noormiliyani, sangat mudah dikenali dengan diraihnya beberapa penghargaan yang telah diterima pemerintah dan masyarakat Batola sepanjang tahun 2018.

Istri mantan Bupati Batola H Hasanuddin Murad ini dalam LKPj-nya juga menguraikan tentang capaian kinerja setiap sasaran strategis pembangunan yang merefleksikan seluruh bidang urusan pembangunan baik yang wajib maupun pilihan sesuai yang tertuang dalam KUA-PPAS dan RKPD Tahun 2018.

Penulis:Muliadi
Editor:Wandi
Penanggung jawab: SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android kami di Play Store 
Aplikasi Kalselpos.com

Slider