Pesona Budaya Mappanretasi 2019

BATULICIN, Kalselpos.com – Rangkaian Hari Jadi ke 16 Kabupaten Tanah Bumbu dan Pesona Budaya Mappanrestasi 2019 telah selesai dilaksanakan dengan berbagai tampilan pagelaran seni budaya, hiburan dan kegiatan meriah lainnya.

Puncak Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi merupakan akhir dari kegiatan budaya yang dilaksanakan selama satu bulan penuh di Pantai Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, mulai dari 8 April sampai 4 Mei 2019.

Bacaan Lainnya

Rangkaian berbagai acara tersebut berlangsung meriah diantaranya dengan adanya berbagai penampilan kebudayaan dari 18 etnis suku yang mendiami wilayah Kabupaten Tanah Bumbu.

Baca Juga ==>Dialog Budaya Wadai Banjar, Melestarikan Warisan Kuliner Peninggalan Nenek Moyang

Salah satu kesenian tradisional yang turut ambil bagian meramaikan pelaksanaan puncak Pesona Mappanre Ri Tasi yakni kesenian tradisional Tari Caci dari Manggarai Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Suku Flores merupakan salah satu dari 18 suku yang bermukim di Kabupaten Tanah Bumbu.

Tari Caci merupakan kesenian tradisional sejenis tarian perang khas dari masyarakat Manggarai di Pulau Flores, Nusa Tenggara timur.

Tarian ini dimainkan oleh dua laki-laki yang menari dan saling bertarung menggunakan cambuk dan perisai sebagai senjata. Para penari menggunakan kostum layaknya prajurit yang maju ke medan perang.

Keseruannya dihadapan ribuan pengunjung, Bupati Tanbu, H. Sudian Noor, didaulat untuk memukulkan cambuk tanda dimulainya penampilan kesenian tradisional Tari Caci.

Kemudian Lomba Festival Kuliner Etnis Nusantara yang juga dari 18 etnis tersebut. Unik dan menariknya Lomba Kuliner Etnis ini baru pertama kali digelar sepanjang pelaksanaan Mappanre Ri Tasi setiap tahunnya.

Baca Juga ==>Dialog Budaya Wadai Banjar, Melestarikan Warisan Kuliner Peninggalan Nenek Moyang

Ribuan pengunjung tertarik untuk melihat aneka jenis kuliner yang ditampilkan oleh SKPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

Tidak hanya untuk disaksikan, para pengunjung pun juga diperbolehkan mencicipi kuliner khas Nusantara tersebut. Sehingga momen ini tidak disia-siakan oleh ribuan pengunjung yang senang berburu kuliner lezat khas dari 18 suku yang bermukim di Kabupaten Tanah Bumbu itu.

Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor, yang diwakili oleh Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Dahnial Kifli, menyampaikan atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, mengucapkan selamat Hari Jadi ke 16 Tanbu dan selamat serta sukses atas terselenggaranya kembali Pesona Mappanre Ri Tasi Tahun 2019 yang merupakan sebuah event yang sudah menjadi rutinitas dan identitas dari Kabupaten Tanah Bumbu.

Event Mappanre Ri Tasi ini memiliki daya tarik yang luar biasa bagi wisatawan baik wisatawan lokal, nasional, bahkan mancanegara, ujarnya.

Dahnial Kifli menambahkan, sektor pariwisata adalah salah satu sektor yang potensial untuk dikembangkan, jika dikemas dengan baik tentunya sektor pariwisata ini sangat menjanjikan untuk menjadi sumber pendapatan daerah serta sebagai penggerak perekonomian rakyat.

Baca Juga ==>Dialog Budaya Wadai Banjar, Melestarikan Warisan Kuliner Peninggalan Nenek Moyang

Puncak Harjad Tanbu ke 16 dan puncak Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi 2019 dihadiri Gubernur Kalsel diwakili Kepala Dinas Pariwisata Kalsel Dahnial Kifli, Bupati Tanbu H. Sudian Noor, Wakil Bupati Tanbu H. Ready Kambo, Sekda Tanbu H. Rooswandi Salem, Forkopimda Tanbu, anggota DPRD Tanbu, tamu undangan dan ribuan wisatawan serta warga masyarakat.

Penulis: Syahriadi
Editor: Wandi
Penanggung jawab: SA Lingga

 

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android kami di Play Store 
Aplikasi Kalselpos.com

[smartslider3 slider=5]

Pos terkait