RSJD Sambang lihum tambah Fasilitas Pengukur Gizi

oleh -411 views
Alat BIA - Ahli gizi dr Dina Aulia Ansani Sp.GK didampingi Dirut RSJ Sambang Lihum dr Dharma Putra perlihatkan fasilitas baru satu-satunya di Kalimantan.(Sidik)

BANJARMASIN, kalselpos.com – Manajemen Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Sambang Lihum terus berbenah dan tingkatkan layanan dengan menambah fasilitas baru, yakni alat Bio Impedance Analyzer (BIA).

Alat medis baru tersebut berguna untuk mengukur komposisi tubuh (Medical Body Composition Analyzer) dan ditempatkan di poliklinik gizi.

Dokter Spesialis Gizi Klinis RSJD Sambang Lihum, dr Dina Aulia Ansani Sp.GK kepada awak media mengungkapkan, alat medis ini baru dua minggu didatangkan dari Jerman dan rencananya akan di launching secara resmi pada awal bulan Mei mendatang.

Baca Juga ==>RSJD Sambang Lihum siap Layani Caleg Strees

“Alat Bio Impedance Analyzer ini kegunaannya untuk mengetahui komposisi tubuh detail dari massa lemak tubuh, massa otot sampai dengan cairan tubuh,” ujar Dina Selasa (16/4/2019) di ruang kerjanya.

Dengan alat ini, tambah Dina, semua bagian tubuh kita juga bisa diketahui, baik itu lengan, kaki maupun perut.
Bukan itu saja alat BIA ini pun dapat menunjukkan kemungkinan kita terkena penyakit-penyakit kronik, seperti darah tinggi, diabetes, gula atau pun jantung.

“Dengan alat ini, program kita ke arah pengaturan berat badan,” terangnya. Oleh karena itu kita mengetahui kegemukan. Jadi bisa diketahui sampai ke persentasi lemak yang detail. Bagaimana supaya lemaknya turun ototnya meningkat jadi sel tubuh lebih baik.

“Penggunaan alat ini memang untuk penurunan program berat badan maupun penyakit-penyakit lain,” ungkap Dina.

Kemudian untuk alat ini bagi pasien, sambung Dina, kalau pasien itu untuk mengetahui massa ototnya, maka cukup satu bulan sekali, kecuali bagi obesitas, itu paling cepat dua minggu sekali, bahkan para atlet bisa menggunakan alat ini karena massa ototnya lebih banyak dibandingkan lemak.

Baca Juga ==>RSJD Sambang Lihum siap Layani Caleg Strees

“Alat ini aslinya dari Negara Jerman dan baru dua minggu, ini pertama kalinya se-Kalimantan dengan spesifikasi seperti yang ada sekarang,” sebutnya.

Sementara untuk penggunaan alat BIA ini secara umum, itu nanti akan di launching awal bulan Mei mendatang dan bagi pasien rawat jalan yang ingin memanfaatkan fasilitas medis ini, kita persilahkan datang dan mendaftar di Poliklinik Gizi.

Penulis : Sidik Alfonso
Editor : Aspihan Zain
Penanggungjawab : SA Lingga

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android kami di Play Store 
Aplikasi Kalselpos.com

Slider
Facebook Comments