PBB Melatih Kedisiplinan Generasi Muda

oleh -367 views
Fazlur Rahman SH, MH (tengah) berjabat tangan dengan salah seorang pelatih PBB didampingi Muhammad Yusuf SE MM (kiri).

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Sebanyak 600 pelajar terdiri SD, SMP hingga SMA sederajat mengikuti pertandingan baris berbaris (PBB) se Kalimantan yang digagas danrem 101 Antasari bekerjasama dengan SMKN 1 Banjarmasin, KNPI provinsi Kalsel dan beberapa pihak ketiga. Kegiatan yang digelar 27- 28 April 2019 di halaman SMNK 1 ini, bertujuan melatih kedisiplinan pemuda dalam hal ini pelajar sebagai generasi penerus bangsa

” Tujuannya sederhana namun tetap memberikan kesan mendalam, dengan menerapkan kedisiplinan inilah apa yang dicita – citakan bisa terwujud,” ujar Ketua KNPI Provinsi Kalsel, Fazlul Rahman, SH MH didampingi Sekretaris Muhammad Yusuf SE MM kepada Kalselpos disela – sela kegiatan pembukaan pbb, Sabtu (27/04).

Ia menambahkan, sebenarnya esensi terbesar dari baris – berbaris ini adalah mengaca pada semangat para perjuangan 1945 dimana semua kita dengan menerapkan kedisiplinan dalam keseharian akan menjadi modal penting dalam meraih kesuksesan dibidang apapun yang ditekuni, kepada para pelajar dari gelaran pbb ini mereka bisa belajar sekaligus berinteraksi sosial dengan kawan – kawan mereka sekaligus melatih kerjasama setiap personal.

“Kepada pelajar dengan berdisiplin membiasakan yang baik istiqamah tentu jadi kekuatan dalam menggapai cita – cita,” terangnya.

Lanjut Fazlul, dari kegiatan pbb ini dibagi 41 tim, dan setiap tim terdiri 16 orang untuk memenuhi quota 600 orang.Dari kegiatan pertandingan pbb ini akan memperebutkan sejumlah hadiah baik piala bergilir, piagam, tropi serta uang pembinaan. Kita berharap dari peserta pbb ini terlahir pemimpin generasi masa depan bangsa yang kuat, cerdas, mampu mengangkat harkat martabat bangsa Indonesia dimata dunia.

“Semoga generasi kita terlahir sosok jiwa kepemimpinan yang menegakan disiplin disegala lini,”harap Fazlul.

Penulis : Sidik Alfonso
Editor : Aspihan Zain
Penanggungjawab : SA Lingga