Pahala Bersalawat selalu Diterima

oleh -255 views

BANJARMASIN, Kalselpos.com – “Seseungguhnya Allah dan malaikatnya bersholawat kepada Nabi Muhammad, wahai orang-orang yang beriman bersholawatlah dan ucapkan salam kepada Nya.”

Salah satu ibadah yang sangat sering dianjurkan oleh para guru untuk dilakukan para muridnya, adalah memperbanyak bacaan shalawat kepada Rasulullah Muhammad shallallâhu ‘alaihi wa sallam. Ini penting mengingat banyaknya keistimewaan shalawat yang tidak dimiliki oleh amalan-amalan selainnya.

Hal ini yang disampaikan Ustadz Jumbri saat menyampaikan tausiahnya pada pengajian rutin yang digelar di Majelis Al Barokah Musholla Darul Iman Jalan Teluk Tiram Darat Gang Tiga Empat Banjarmasin pada Minggu pagi (21/04/2019).

Baca Juga ==>Senandung Shalawat Dihadiri Ribuan Jamaah

Baca Juga ==> Ustadz Jumbri saat menyampaikan tausiah tentang pentingnya bersalawat di Majlis Al Barokah Musholla Darul Iman Jalan Teluk Tiram Banjarmasin Minggu (21/04/2019)

Lebih lanjut, Ustadz Jumbri menyampaikan, diperintahkannya orang-orang mukmin bershalawat kepada Nabi selain untuk mengagungkan beliau juga dimaksudkan agar shalawat menjadi sarana bagi mereka untuk mendapatkan pahala dan anugerah dari Allah yang berlimpah ruah.

Sesuai dengan hadits Rasulullah, “Barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali, artinya Allah akan memberikan balasan ganjaran kebaikan,sepuluh kali lipat,” ungkap Ustad Jumbri.

Orang yang mendapat shalawat dari Allah berarti dia mendapatkan anugerah yang sangat besar dari-Nya. Hal ini bisa dipahami setidaknya dari ekspresi Rasulullah ketika diberitahu malaikat Jibril perihal orang yang bershalawat kepada Nabi akan mendapat sepuluh shalawat dari Allah.

Saat itu Rasulullah seketika bersujud sangat lama sekali sebagai rasa syukur bahwa umatnya mendapat anugerah yang begitu besar dari Allah hanya dengan bershalawat sekali saja.

Baca Juga ==>Senandung Shalawat Dihadiri Ribuan Jamaah

Dengan demikian sesungguhnya yang membutuhkan shalawat bukanlah diri Rasulullah, namun umat beliau. Sebab ketika seseorang bershalawat kepadanya maka ia akan mendapatkan limpahan anugerah dari shalawatnya itu.

“Salawat itu penting, dalam setiap kumandang adzan, ada salawat, setiap shalat, ada salawat, bahkan tidak sah bila tertinggal karena merupakan bagian dari rukun shalat, salawat juga diucapkan saat dilangsungkannya akad nikah. Allah memerintahkan Nabi Adam untuk membaca salawat sebagai mahar kepada Siti Hawa,” ungkapnya kepada Jamaah Al Barokah.

Lebih jauh Ustadz Jumbri menyampaikan, satu satunya amalan yang diterima walau kita mengucapkannya dalam ria (pamer) sekalipun,amalan kita itu tetap diterima Nya, karena Allah memuliakan kekasihnya sehingga Allah mengistimewakan amalan ini.

Untuk itu ia menghimbau agar kita sebagai umat Islam selalu memperbanyak besalawat kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad Saw agar kita selalu senantiasa mendapat keberkahan.

Penulis : Fauzie
Editor : Aspihan Zain
Penanggungjawab : S. Lingga

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android kami di Play Store 
Aplikasi Kalselpos.com

Slider
Facebook Comments