Kodim 1004 Peduli Bencana Matasirih

oleh -506 views

KOTABARU, Kalselpos.com – Bencana tanah longsor dan banjir bandang yang terjadi di Pulau Matasirih pada Rabu (24/04) lalu, masih menyisakan duka karena hingga sekarang 2 korban yang diduga masih tertimbun belum juga ditemukan oleh tim evakuasi.

Menurut informasi yang diterima kendala utama adalah cuaca yang tidak menentu sehingga menyulitkan saat evakuasi dan kurangnya peralatan mesin penyemprot air.

Melihat kondisi tersebut, jajaran Kodim 1004 juga ikut ambil bagian untuk bersama-sama membantu masyarakat di pulau Matasirih. “Tentu kami peduli melihat hal tersebut. Oleh karenanya tim kami dari Kodim masih bersiap siaga di lokasi bencana bersama tim lainnya guna membantu masyarakat kita,” ujar Dandim 1004, Letkol Inf Rony Fitrianto kepada kalselpos.com, Senin (29/04).

Selain membantu masyarakat, pihaknya juga melakukan pendataan masyarakat bersama-sama dengan anggota Polsek Pulau Sembilan. “Semua pihak mesti peduli melihat bencana di pulau Matasirih,” tambahnya.

Sekedar informasi, bantuan logistik terus di distribusikan ke lokasi bencana untuk masyarakat yang terkenda dampaknya dan saat ini kebutuhan masyarakat yang paling utama adalah bahan makanan untuk sehari-hari.

Sementara, para pengungsi yang diperkirakan sebanyak 500-an orang lebih masih bertahan di kawasan pelabuhan yang belum selesai di bangun dan sebagiannya lagi berada di tengah laut diatas kapal.

“Saat ini korban belum di temukan namun yang jelas tim terus berupaya dengan baik dan anggota Kodim 1004 masih tetap bertahan disana untuk membantu-bantu masyarakat kita. Mudah-mudahan saja korban segera di temukan dan kondisi masyarakat disana terus terjaga kesehatannya,” jelasnya kemudian.

Menurut informasi yang didapat dari Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotabaru, besok Selasa (30/04) Bupati Kotabaru akan bertolak kelokasi bencana bersama dengan rombongan guna melihat secara langsung kondisi terkini, dan pastinya juga membawa bantuan logistik.

Penulis:Muliana
Editor:Wandi
Penanggung jawab: SA Lingga