Kejari Tanbu Terus Dalami Kasus Dugaan Mark Up Penggunaan Dana APBD

oleh -4.954 views
Ilustrasi.(net)

BATULICIN, Kalselpos.com – Proses kasus dugaan mark up penggunaan dana APBD yang dilakukan salah satu oknum di Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) terus didalami oleh Kejaksaan Negeri Tanah Bumbu (Kejari Tanbu).

Kasi Intelijen Kejari Tanbu, Fajar Seto Nugroho, saat dikonfirmasi Kalsel Pos, Senin (22/4) menjelaskan, memang benar adanya perkara dugaan mark up penggunaan dana APBD yang dilakukan oleh salah satu oknum di lingkup Pemkab Tanbu yang saat ini ditangani Kejari Tanbu.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan umum dengan mengumpulkan data-data terkait kasus tersebut dan puluhan saksi-saksi sudah kami lakukan pemanggilan”, ungkapnya. Dikatakannya, perkara ini terkait dugaan mark up penggunaan dana APBD tahun 2016/2017.

Baca Juga ==>Uang Negara Rp 615 Juta Berhasil di Selamatkan Kejari Batola

Ditanya mengenai oknum pelaku dan instansi, Fajar enggan menyebutkannya karena menyangkut asas praduga tak bersalah, namun ia memastikan akan membuka dan memberitahu kalau tersangka sudah ditetapkan. “Nanti kawan-kawan akan saya beritahu apabila tersangka sudah ditetapkan,” tuturnya.

Mengenai nominal angka kerugian negara, Fajar mengatakan masih dalam perhitungan dan belum berani bergerak terlalu jauh kalau belum ada perhitungan jumlah kerugian negara karena syaratnya harus ada dua alat bukti termasuk bukti kerugian negaranya.

“Kita akan terus dalami perkara ini hingga tuntas, apabila alat bukti terkumpul dan ada kerugian negara didalamnya, maka kita tidak akan segan-segan untuk menindaknya”, tandasnya.

Penulis: Syahriadi
Editor: Wandi
Penanggung jawab: SA Lingga

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android kami di Play Store 
Aplikasi Kalselpos.com

Slider