HSS Apel Siaga Bencana‎

oleh -686 views
CEK PASUKAN- Wakil Bupati HSS, Syamsuri Arsyad, memeriksa kesiapan pasukan dalam apel kesiapsiagaan bencanaan nasional.(Sofan)‎

KANDANGAN, Kalselpos.com – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Sungai Selatan (HSS) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, mengelar apel kesiapsiagaan bencana nasional, di Lapangan Lambung Mangkurat, Kandangan, Selasa (30/4).

Bertindak sebagai pembina apel Wakil Bupati HSS, Syamsuri Arsyad, yang diikuti peserta uparacara dari personel TNI, Polri, Satpol PP, relawan BPBD, Tagana, pemadam kebakaran dan pihak swasta hinga pelajar.

Apel kesiapsiagaan tersebut, dilakukan untuk mengantisipasi dan penanggulangan bencana, seperti angin puting beliung, tanah longsor dan kebakaran lahan dan hutan (karhutla).‎

LAPORAN- Wakil Bupati HSS, Syamsuri Arsyad, menerima laporan pelaksanaan apel kesiapsiagaan bencana nasional.(Sofan)‎

Dalam apel sianga bencana tersebut tim terpadu penanggulangan bencana daerah  simulasi tata cara untuk memberikan petolongan dan evakuasi para korban angin puting beliung dan tanah longsor, dan pemadaman karhutla dilakukan mulai dari cara manual hingga menggunakan mesin pemadam portable sampai api padam.

Wakil Bupati HSS, Syamsuri Arsyad, dalam sambutan Kepala BNPB Pusat, Doni Monarda, mengatakan, ‎‎Presiden RI telah memerintahkan pelaksanaan edukasi dan latihan kebencanaan di seluruh Indonesia, khususnya di daerah rawan bencana.

Diantaranya, menyusun perencanaan pembangunan daerah yang berlandaskan pada aspek-aspek pengurangan risiko bencana, yang melibatan akademisi dan pakar-pakar kebencanaan secara masif untuk memprediksi ancaman, dan mengurangi dampak.

Selain itu, mengantisipasi dan mengurangi dampak bencana serta sosialisasi hasil-hasil kajian dan penelitiannya. ketiga, “Gubernur akan secara otomatis menjadi komandan satgas darurat pada saat kejadian bencana. Pangdam, Kapolda, dan kepala BPBD menjadi wakil komandan satgas,” ujarnya‎.

Ia meminta semua pihak terkait dan masyarakat untuk terus meningkatkan kemampuan dan kapasitas dalam menghadapi bencana, sehingga mengurangi potensi atau risiko bencana dan kerusakan lingkungan. ‎”Mari kita tanam pohon. Pohon sebagai infrastruktur alam adalah jawaban konkret untuk mencegah jatuhnya banyak korban,” ujarnya.

Penulis : Sofan
Editor : Wandi
Penanggung Jawab : SA Lingga

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android kami di Play Store 
Aplikasi Kalselpos.com

Slider