Himbio ULM Bersama Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia Lakukan Kegiatan Rawat Bumi

oleh -390 views
Himbio Universitas Lambung Mangkurat bersama SBI melakukan diskusi konservasi di atas kapal riset dengan kegiatan dalam rangka memperingati Hari Bumi pada 22 April 2019.

BANJARMASIN, kalselpos.com – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi (Himbio) Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin bersama Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia ( SBI ) rencananya akan mengadakan beberapa rangkaian kegiatan untuk peduli terhadap nasib bumi dengan kegiatan sederhana.

Peringati Hari Bumi 2019, Himbio ULM Bersama Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia lakukan kegiatan rawat bumi. Kegiatan yang dilaksanakan Dalam rangka memperingati Hari Bumi pada 22 April 2019 misalnya,Himbio Universitas Lambung Mangkurat bersama SBI melakukan diskusi konservasi di atas kapal riset.

Kegiatan tersebut dilakukan aksi tanam pohon rambai dan bersih-bersih sungai di kawasan Stasiun Riset Bekantan Pulau Curiak wilayah Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Baca Juga ==>PG PSD ULM Banjarmasin Gelar Jalan Sehat, Pada Puncak Peringatan Hardiknas 2019 – Kalselpos.TV

Diskusi konservasi tersebut dengan narasumber Amalia Rezeki seorang Biologist Conservation dari Universitas Lambung Mangkurat yang juga dikenal sebagai pendiri Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia. Dan juga Mr Alastair Galpin peminat lingkungan dari New Zealand, yang akan berbicara tentang bahaya sampah plastik bagi lingkungan.

Selain itu, Guntur Alghani dari Himbio juga mengatakan terkait alasan mengapa hari bumi penting untuk diperingati dan mengapa kita harus peduli dengan nasib bumi.”Hari Bumi kali ini sebagai momentum meningkatkan kesadaran kita bersama terhadap kondisi bumi yang saat ini sudah rusak akibat ulah manusia,” ungkapnya.

Padahal menurutnya, bumi adalah satu satunya tempat tinggal yang memungkinkan untuk dihuni manusia. Oleh karena itu merawat bumi secara berkelanjutan mendukung lingkungan yang optimal di masa depan.

Peringatan hari bumi tersebut, tidak tanggung- tanggung akan diikuti sekitar seratus peserta, yang terdiri dari Himbio, SBI dan masyarakat setempat di sekitar kawasan stasiun riset bekantan.

Amalia Rezeki seorang Biologist Conservation dari Universitas Lambung Mangkurat yang juga dikenal sebagai pendiri Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia mwngungkapkan, sebanyak 100 pohon rambai yang akan ditanam untuk perbaikan habitat bekantan dan ekosistem lahan basah yang tentunya juga untuk perbaikan bumi itu sendiri.

Baca Juga ==>PG PSD ULM Banjarmasin Gelar Jalan Sehat, Pada Puncak Peringatan Hardiknas 2019 – Kalselpos.TV

“Saya berharap semua rangkaian kegiatan hari bumi nantinya bisa berjalan sesuai dengan rencana dan
Himbio berkewajiban untuk mengambil peran penting dalam penyelamatan bumi. Jika bukan kita semua, siapa lagi yang peduli dengan bumi. ” Save Mangrove Rambai – Save Our Earth,” pungkasnya, Sabtu (20/04/2019) kepada kalselpos.com melalui Via WhatsApp nya.

Penulis : Muliadi
Penanggung Jawab : SA Lingga

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android kami di Play Store 
Aplikasi Kalselpos.com

Slider
Facebook Comments