Tersinggung Ditegur, Mustafa Ancam Bos dengan Parang

oleh -737 views
Pelaku beserta barang bukti yang diamankan di Polsek Banjarmasin Utara. (Istimewa)

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Seorang karyawan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya setelah mengancam bosnya sendiri dengan menggunakan senjata tajam jenis parang di Jalan Mesjid Jami tepatnya di Warung Bakso Mie Ayam Maswan Kelurahan Sei Jingah Kecamatan Banjarmasin Utara, Minggu 21 April 2019 kemarin sekitar pukul 19.30 wita.

“Anggota Polsek Banjarmasin Utara menangkap seorang Pelaku yang melakukan pengancaman pada hari minggu kemaren,” Ucap Kapolsek Banjarmasin Utara Kompol Ukkas M Kitta, Senin (22/4).

Pelaku yang merupakan karyawan korban diketahui bernama Mustafa alias Tafa (35) warga Jalan Pangeran RT 06 Kelurahan Pangeran Kecamatan Banjarmasin Utara. Kapolsek Banjarmasin Utara menjelaskan, pelaku melakukan pengancaman karena ia tersinggung pada perlakuan korban yang merupakan bosnya sendiri.

Baca Juga ==>Ditebas Parang, Kakek Terkapar Nenek Sekarat

“Dari pengakuan pelaku saat itu pelaku disuruh untuk mengangkat tabung gas LPG 3 kg oleh korban, kemudian pelaku nanti dulu karena baru selesai makan dan dijawab si korban kalau kerjaannya hanya makan saja dengan mata melotot,” terang Kompol Ukkas M Kitta.

Diutarakannya, karena tidak terima pelaku mengambil sebilah senjata tajam jenis parang dari dalam warung dan mengeluarkan parang dari kompang nya.

Korban bernama Sonah (45) warga Jalan Simpang Belitung Rt 008 Rw 001 Kelurahan Belitung Utara Kecamatan Banjarmasin Barat. korban yang ketakutan dan merasa terancam atas perlakuan pelaku tidak terima, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Banjarmasin Utara.

“Setelah menerima laporan dari korban, Anggota Buru Sergap (Buser) mencari dan mengamankan pelaku beserta barang bukti senjata tajam yang digunakannya ke Polsek Banjarmasin Utara untuk di proses lebih lanjut,” jelasnya.

Barang bukti yang ditemukan petugas hingga sekarang berupa satu buah senjata tajam jenis parang lengkap dengan kompang yang terbuat dari kayu dengan panjang sekitar 90 cm. “Untuk mempertanggung jawabkan apa yang sudah diperbuat oleh pelaku ia harus menginap di Polsek Banjarmasin Utara dan dijerat Pasal 335 KUHP, ” pungkasnya.

Baca Juga ==>Ditebas Parang, Kakek Terkapar Nenek Sekarat

Penulis: Krisna
Penerbit: Wandi
Penanggung Jawab: SA Lingga

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android kami di Play Store 
Aplikasi Kalselpos.com

Slider