Warga Antasan kembali ‘Ngamuk’

oleh -1.077 views

Terdakwa pembunuhan Dikejar dan Dimaki

Untuk yang kesekian kalinya, sidang kasus pengeroyokan yang berujung kematian, dengan terdakwa Hendra Gunawan alias Hendra, Muhammad Taurat alias Torat dan Hendra alias Hendra Tele, berakhir ricuh.

 

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Pasalnya, prosesi sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin, Senin (18/3) sore, kembali dipadati keluarga korban. Usai sidang, seorang perempuan dari keluarga korban berteriak hesteris, kemudian disusul dengan beberapa orang yang hadir, mengejar para terdakwa.

Ketiga terdakwa yang digiring petugas kejaksaan dan kepolisian serta pengadilan, turun dari lantai dua ke ruang tahanan, terus diikuti keluarga korban, yang jumlah lebih dari 30 orang, laki-laki dan perempuan.

Sedangkan sebagian, menunggu di bawah. Saat itulah kericuhan dimulai. Keluarga korban yang berteriak, tidak terima adiknya tewas mengenaskan, melampiaskan kemarahan kepada para terdakwa. Bahkan ada yang sempat melayangkan pukulan, meski terhalang pagar pembatas, jalur menuju ruang tahanan.

Baca Juga ==>Truk “Mengamuk” di SPBU

Kericuhan pun terjadi, namun aparat kepolisian yang telah disiagakan, berhasil meredam dan mengamankan para terdakwa dari kejaran keluarga korban. Kasus pengeroyokan yang berujung kematian terjadi di Kampung Arab atau Antasan Kecil Barat (AKB), Kecamatan Banjarmasin Tengah, korbannya adalah Al Farisi atau Faris.

Agenda sidang yang dipimpin majelis hakim Affandi SH, mendengarkan keterangan saksi dengan JPU Rizky Purbo SH dan Adiyaksa Putera SH. Ketiga terdakwa sendiri dijerat Pasal 170 ayat 2 ke 3 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara .

Sekedar mengingatkan, sebelumnya Al Faris alias Faris, jadi korban pengeroyokan tiga terdakwa dan satu tersangka yang masih buron, di Jalan Sulawesi Gang Maluku RT 6 Banjarmasin Tengah, pada Kamis (27/9/2018) malam, sekitar pukul 20.30 Wita.

Setelah sempat dirawat di rumah sakit, delapan jam kemudian, korban menghembuskan nafas terakhir. Kepergian korban sendiri menyisakan duka mendalam bagi keluarga, khususnya isterinya yang sedang hamil tua. Dan dikabarkan, saat ini anak korban sudah lahir, tanpa kehadiran sang ayah yang telah pergi untuk selamanya.

Penulis : SA Lingga
Penanggungjawab : SA Lingga

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android kami di Play Store 
Aplikasi Kalselpos.com

Slider