Luas Kebakaran Lahan Gambut di Kalsel terus Berkurang

oleh -450 views

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Luas kebakaran lahan gambut di Kalsel yang masuk target restorasi Badan Restorasi Gambut RI berkurang dari 12.739 hektar pada tahun 2015 menjadi 40 hektar pada tahun 2019.

“Pembangunan Infrastruktur Pembasahan Gambut (PIPG) oleh Badan Restorasi Gambut bersama mitra berhasil menurunkan titik panas secara signifikan di area sekitar lokasi PIPG. Kalau berada pada radius 0-1 km dari PIPG, rata – rata hanya ada 2,4 persen hotspot. Semakin jauh  dari PIPG, hotspot bertambah. Misalnya pada jarak 1 – 2 KM ditemukan 5,6 persen hotspot dan pada jarak lebih dari 2 km ada 92 persen hotspot,” ujar Budi Satyawan Wardhana, Deputi Bidang Perencanaan dan Kerjasama Restorasi Gambut RI dalam diskusi dengan media yang ada di Kalsel bertema Capaian Restorasi Gambut di Kalimantan Selatan, bertempat di Bangi Kopi Banjarmasin, Jumat (29/3/2019) siang.

Baca Juga ==>Gunakan lahan Kosong di Jalan PM Noor, Anggota Babinsa justru Diadili

Budi berujar, di Kalsel Badan Restorasi Gambut bersama pemerintah daerah dan LSM telah membangun infrastruktur pembasahan gambut sejak tahun 2016. “Sampai tahun 2018 telah berhasil dibangun 479 unit sumur bor, 105 unit sekat kanal, 42 hektar lahan revegetasi dan 22 paket revitalisasi ekonomi,” ujarnya.

Penulis: Anas Aliando
Editor : Aspihan Zain
Penanggung Jawab: SA Lingga

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android kami di Play Store 
Aplikasi Kalselpos.com

Slider