Konsep Revolusi Hijau akan dibawa ke Finlandia

oleh -541 views

KANDANGAN, Kalselpos.com – Duta Besar Indonesia untuk Finlandia dan Estonia, Erly Wijayanti berjanji akan mengkampanyekan konsep revolusi hijau yang kini sedang digaungkan Pemerintah Provinsi Kalsel ke negara – negara Skandinavia khususnya Finlandia dan Estonia.

“Penggundulan hutan dan kelestarian hutan menjadi bahasan global ditengah fenomena perubahan iklim. Apalagi, hutan di Indonesia dikenal sebagai paru-paru dunia karena paling berkontribusi menyerap karbondioksida,” ujar Erly usai seremoni penanaman serentak 29.050 bibit pohon di Desa Halunuk, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Sabtu (16/3/2019) pagi.

Erly Wijayanti berujar, isu penggundulan hutan jadi isu international. Hutan Indonesia ini rain forest yang banyak menyerap karbon. Hutan Indonesia menjaga dunia keseluruhan. Kalau hutan di Kalimantan rusak, maka iklim dunia akan rusak.

Menurut Erly, pelestarian hutan menjadi isu penting yang akan dibawa ke dunia internasional terutama negara – negara yang ada di Skandinavia.

“Kebetulan, Finlandia punya area hutan terluas dengan pengelolaan mumpuni dari lima negara di kawasan Skandinavia, yang mencakup Denmark, Norwegia, Swedia, Finlandia, dan Estonia,” cetusnya.

Menurut Erly, revolusi hijau bukan hanya gaung Kalsel tapi juga seluruh dunia. Penanaman 29 ribu bibit pohon di Kalsel akan di promosikan juga ke Finlandia. “Finlandia adalah negara lembaga donor terkait isu kehutanan,” jelasnya.

Erly mengungkapkan, keseriusan Kalsel dalam revolusi hijau merupakan modal awal untuk mendapat bantuan donor Internasional. “Negara donor terlebih dahulu melihat seberapa serius komitmen pemerintah dalam penghijauan dan upaya pencegahan penggundulan hutan,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, penanaman 29 ribu bibit pohon merupakan komitmen Pemrov Kalsel merestorasi hutan.

“Harapan kami kehadiran ibu Erly membawa dampak positif terhadap upaya Kalsel menekan lahan kritis. Tahun 2019 ini kami menargetkan 32 ribu hektare lahan  akan di hijaukan dari luas lahan kritis di Kalsel yang mencapai 511 ribu hektare,” ujarnya.

Penulis: Anas Aliando
Editor: Aspihan
Penanggung Jawab: SA Lingga

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android kami di Play Store 
Aplikasi Kalselpos.com

Slider