DWP Tanbu Sosialisasikan Stunting dan Pencegahannya

oleh -199 views

BATULICIN, Kalselpos.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) juga ikut mensosialisasikan stunting dan pencegahannya yang dilaksanakan pada saat pertemuan rutin bulanan DWP.

Stunting adalah keadaan dimana tubuh anak lebih pendek dibanding anak-anak lain seusianya. Stunting juga dapat dilihat dari tinggi badan anak usia 7 tahun sama dengan usia 4 tahun.

Adapun penyebab stunting diantaranya kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu yang lama sejak janin sampai anak usia 2 tahun. Selain itu anak juga sering sakit terutama diare, campak, TBC, dan infeksi lainya.

Baca Juga ==>Ketua DWP Tanbu terima Trophy Lomba Paduan Suara

Keterbatasan air bersih dan sanitasi, serta ketersediaan pangan ditingkat rumah tangga yang rendah juga menjadi penyebab dari stunting.

Sedangkan dampak yang disebabkan oleh stunting seperti terganggunya perkembangan otak atau kecerdasan anak, gangguan pertumbuhan fisik, dan metabolisme tubuh, serta postur tubuh tidak maksimal saat dewasa.

Terkait cara mengatasi stunting ini, dapat dimulai dari saat kehamilan dan pasca melahirkan seperti pemberian tablet tambah darah, pemberian makanan tambahan ibu hamil, pemenuhan gizi, persalinan melalui dokter atau bidan, dan inisiasi menyusui dini.

Kemudian memberikan ASI dan MPASI, memberikan imunisasi dasar lengkap dan vitamin A, memantau pertumbuhan balita di posyandu, tersedianya air bersih dan fasilitas sanitasi, serta perilaku hidup bersih dan sehat atau PHBS.

Pola makan bergizi berupa sayur dan buah sejak hamil sangat penting untuk mencegah anak stunting. Sebab jika anak sudah stunting walau diberi asupan gizi tidak akan bisa tumbuh normal lagi.

Baca Juga ==>Ketua DWP Tanbu terima Trophy Lomba Paduan Suara

Ketua DWP Tanbu, Hj. Mulyawati, mengatakan sosialisasi stunting bertujuan untuk menambah wawasan DWP Tanbu terhadap pengertian stunting, pencegahan, dan cara pengobatannya.

Hj. Mulyawati menyebutkan materi stunting sangat penting untuk disampaikan dan diketahui oleh masyarakat sehingga berdampak pada membaiknya tumbuh kembang anak dan meningkatnya kecerdasan anak di Tanbu.

Ia juga berharap kepada anggota DWP Tanbu agar lebih gencar mensosialisasikan pengertian stunting, cara pencegahan dan pengobatannya ke lingkungan sekitar tempat tinggal dan keluarga.

Terkait penanganan stunting, Pemkab Tanbu melalui dana desa telah mengalokasikan dana operasional pencegahan stunting di masing-masing desa.

Penulis:syahriadi
Editor:Wandi
Penanggung jawab:SA Lingga

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android kami di Play Store 
Aplikasi Kalselpos.com

Slider

Facebook Comments