Ciptakan Suasana Sejuk di Tahun Politik

oleh -456 views
DPD Pemuda Islam Kalsel melaksanakan pekan Rajabiah di kediaman Ketua Pemuda Islam Kalsel, H Muhammad Hasan di Jalan Pangeran Antasari Gang Hasanuddin Senin malam.(Anas Aliando)

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Pemilu 17 April 2019 semakin dekat, suhu politik terasa semakin panas. Untuk menciptakan suasana yang aman, damai  dan sejuk diperlukan langkah konkret oleh semua pihak.

“Alhamdulillah di Kalimantan Selatan selalu aman meskipun suhu politik terasa makin memanas. Kita harapkan suasana Kalsel yang aman dan damai terus terjaga sehingga pelaksanaan pesta demokrasi bisa berjalan dengan lancar,” ujar Ketua DPD Pemuda Islam Kalsel H Muhammad Hasan kepada Kalsel Pos, disela – sela kegiatan Pekan Rajabiah di Kediamannya, Jalan Pangeran Antasari Gang Hasanuddin Senin (4/3/2019) kemarin.

Mantan Ketua DPD KNPI Kalsel dua periode ini berujar, untuk menciptakan suasana  aman dan damai di tahun politik ini, diperlukan sikap saling menghormati dan menghargai khususnya sesama kontestan yang akan bertarung memperebutkan kursi DPR baik di Pusat, propinsi maupun kabupaten kota termasuk juga calon anggota DPD RI.

Baca Juga ==>Generasi Milenial jangan Alergi Berpolitik, Jadilah Sosok Luar Biasa

“Para caleg hendaknya memberikan contoh kepada masyarakat bagaimana berpolitik yang santun. Tidak menghujat dan saling menjelekkan satu sama lain sehingga masyarakat tidak terprovokasi dan terpecah belah,” tegasnya.

Kepada para caleg baik pemula maupun petahana yang kembali akan bertarung, Hasan mengharapkan bisa turun kelapangan menemui konstituen atau dapilnya memberikan pemahaman dan edukasi sehingga masyarakat paham betul apa itu pemilu.

“Pemilu bukan hal yang dianggap momok menakutkan bagi masyarakat karena berbeda pilihan. Jangan sampai beda partai, beda calon presiden persaudaraan sesama anak bangsa jadi terpecah. Jangan bacakut papadaan,” harapnya.

Muhammad Hasan yang kesohor dengan julukan si Raja Demo ini juga mengingatkan kepada seluruh elemen masyarakat agar tidak mudah terpancing dan terprovokasi dengan hasutan dan propaganda dari pihak – pihak yang tidak bertanggung yang tidak mau melihat Kalsel selalu dalam kondisi aman dan damai.

“Saya yakin masyarakat Kalimantan Selatan sudah dewasa dalam berdemokrasi sehingga tidak mudah dihasut dan diadu domba oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Peristiwa 23 Mei 1997 sudah cukup menjadi pelajaran bagi kita semua. Jangan lagi sampai terulang. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan untuk Banua yang aman dan kondusif,” tandasnya.

Baca Juga ==>Generasi Milenial jangan Alergi Berpolitik, Jadilah Sosok Luar Biasa

Penulis : Anas Aliando
Editor : Aspihan Zain
Penanggungjawab : SA Lingga

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android kami di Play Store 
Aplikasi Kalselpos.com

Slider