Permintaan tinggi, Kalsel dibanjiri pasokan narkoba

oleh -98 views
Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Wisnu Widarto.(ant)

Kalau dalam proses penangkapan mencoba melawan dan tidak kooperatif, kita tidak segan-segan untuk menembak pengedar. Begitu juga harapan kita di pengadilan agar pengedar yang jadi terdakwa bisa dituntut hukuman maksimal dan divonis berat

 

Banjarmasin Kalselpos.com – Provinsi Kalimantan Selatan saat ini menjadi daerah merah peredaran narkoba. Dimana pasokan narkoba terus datang dengan bertubi-tubi untuk memenuhi kebutuhan dari pecandu atau penyalahguna.

Tingginya permintaan (demand), memang ditengarai menjadi faktor utama Kalsel dibanjiri pasokan (supply) narkoba.

Sindikat jaringan pengedar pun melakukan segala cara dengan beragam modus operandi untuk menyelundupkan narkoba, utamanya narkotika jenis sabu dan pil ekstasi yang diketahui tinggi penggunanya di Bumi Lambung Mangkurat.

Polisi juga tak kalah sigap memberantas peredaran dengan seringnya menggagalkan masuknya narkoba dalam jumlah besar hingga mengungkap barang bukti yang sudah terlanjur beredar di tangan sang kurir dan juga penyalahguna.

Pertanyaannya sekarang, mengapa narkoba tak pernah habis beredar meski polisi gencar bertindak dan terus menangkapi para pengedar?. Menurut Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Wisnu Widarto, demand memang jadi faktor utama supply terus terjadi.

Facebook Comments