HSS Serentak Berantas Sarang Nyamuk

oleh -81 views
MEMANTAU- Bupati HSS, Achmad Fikry, didamping istri memantau pelaksanaan gerakan masal serentak pembersihan sarang nyamuk yang berpotensi penyebab demah berdarah.(Sofan)‎

KANDANGAN, Kalselpos.com – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), melalui Dinas Kesehatan setempat, melakukan gerakan massal pembersihan sarang nyamuk deman berdarah diseluruh sekolah se-Kabupaten, ‎Jumat (1/2).‎

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten HSS, Hj Siti Zainab, mengatakan, gerakan massal membersihkan sarang nyamuk ini, untuk menekan kasus demam berdarang yang cukup tinggi di HSS.

“Kasus demam berdarah ini sudah mengakibatkan tiga orang meninggal pada 2018, karena terlambat mendapkan pertolongan medis,” ungkapnya.
‎‎
Sementara itu, Bupati HSS, Achmad Fikry, gerakan massal serentak membersihkan sarang nyamuk sesuai dengan kesepakatan bersama. “Hari ini, pembersihan sarang nyamuk yang berpotensi penyebab demam berdarah  sudah dilakukan disemua sekolah,” ujarnya.

Mengapa tahap pertama sekolah yang dilakukan? Karena, kata Fikry, sesuai data yang terkena deman berdarah usia 4-15 tahun cukup tinggi.

“Karena nyamuk deman berdara bergerak antara pukul sembilan, maka sekolah lah yang menjadi sasaran gerakan massal pemberantasan sarang nyamuk,” ujarnya.

Ia berharap, kepada anak-anak yang ikut membersihak sarang nyamuk disekolah, nanti bisa menceritakan kegiatan mereka kepada orang tua masing-masing

Dikatakan Fikry, setelah sekolah minggu depan akan ‎menyasar lagi ke desa-desa, yang akan ditentukan oleh puskesmas dan kecamatan pada desa-desa yang diprioritaskan yang tinggi tingkat kerawanannya.

Namun, yang terpenting disampaikan kepada masyarakan, bahwa gerakan pembersihan sarang nyamuk ini harus dari masyarakat. “Jangan hanya minta poging.‎ Poging tidak akan menyelesaikan masalah,” ujarnya.

Menurunya, poging itu hanya mematikan nyamuk dewasa, dan setelah menggigit nanti nyamuk akan mati sendiri. Tapi, yang perlu dikwatirkan adalah jentik-jentiknya, yang akan terus berkembang biak menjadi nyamuk.

Ia berharap, kegiatan berantas sarang nyamuk ini didukung oleh semua pihak, sehingga bisa menekan angka kasus deman berdarah di HSS. “Gerakan berantas sarang nyamuk ini akan dilakukan sampai tuntas hingga tidak ada lagi demam berdarah,” ujarnya.

Penulis : Sofan
Editor : Wandi
Penanggung Jawab : S. A. Lingga

Pembaca setia kalselpos.com download aplikasi versi android kami di Play Store ==> https://play.google.com/store/apps/details?id=apps.kalselpos

Slider

Facebook Comments