DPD KNPI kritisi Pola Penanganan Gas Melon dan Premium

oleh -688 views

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Sekretaris DPD KNPI Kalsel,Muhammad Yusuf mengkritisi pihak PT Pertamina terkait persoalan mahalnya tabung gas elpiji 3 kg dimana harga normal Rp17.500 melonjak naik Rp 35.000/tabung bahkan lebih.

“Kami mendapat keluhan langsung dari masyarakat,dari masalah tersebut karena sangat memberatkan,” ujar Yusuf kepada Kalselpos Selasa(17/02)

Ia menambahkan,kondisi ini juga dikeluhkan ketua DPD KNPI Kalsel, Fazlur Rahman SH MH,kami berharap permasalahan ke dua barang bersubsidi ini bisa diatasi secepatnya jangan dibiarkan berlarut-larut. Apalagi ini jelas menyengsarakan rakyat dengan menambah beban masyarakat kecil.

Baca Juga ==> Gas “Melon” Diserbu Warga Dua Desa

Andai terbukti ada temuan pelanggaran bisa saja dikenakan undang-undang migas karena menjual barang bersubsidi melebihi harga het yang sudah ditetapkan pemerintah. “Kasian masyarakat kos pengeluaran mereka bertambah dengan harga yang lebih masyarakat,” terangnya.

Lanjut Yusuf, kami menduga mungkin saja ada kaitan dengan mafia gas atau adanya intrpensi dari para elite dalam pendistribusiannya yang tidak sampai menyentuh ke golongan masyarakat langsung khusus tidak mampu.