6 Pelaku Pembunuhan Dibekuk Polisi

  • Whatsapp

KUALA KAPUAS, KalselPos.com – Mayat yang ditemukan mengapung di anak Sungai Kapuas, tepatnya di Tamban Kuala, Kecamatan Kapuas Kuala, Rabu (20/2), teridentifikasi Fadli Rahman (23).

Korban sempat dinyatakan hilang karena cuma motor Satria F hitam no pol KH 5249 BT, yang dikendarainya terakhir, yang ditemukan di bawah jembatan Sungai Berasau, Kelurahan Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir.

Bacaan Lainnya

Kapolres Kapuas, AKBP Tejo Yuantoro SIK MSi, melalui kasat Reskrim AKP Ahmad Budi Martono SIK, dalam press release, Minggu (24/2) di Mapolsek Selat, mengatakan, setelah didapat hasil otopsi dari tim Dokter Forensik RS Doris Silvanus Palangka Raya. Diduga korban dianiaya, karena terdapat bekas benturan benda keras dikepala dan lima tusukan di pinggang, sehingga korban meninggal dunia.

Kemudian mayat Fadli Rahman oleh beberapa pelaku, dibuang ke sungai dari atas Jembatan Pulau Petak.

“Sebelumnya terjadi perkelahian antara korban dengan salah satu tersangka Jaya, dirumah kediaman Putra Jalan Mahakam Gang V No 99 kelurahan Selat Tengah Kuala Kapuas, setelah bersama 6 tersangka sebelumnya, meminum minuman keras jenis Ciu (arak) Senin (18/2) pukul 00.30 Wib, dimana korban menurut keterangan yang diperoleh dari semua tersangka, saat itu menantang berkelahi dengan mengucapkan, “Siapa diantara kalian yang taguh (kebal) ??” terang Kasat Reskrim, AKP Ahmad Budi Martono.

Setelah itu, korban dan Jaya berkelahi keluar, namun saat korban mengeluarkan keris, teman teman tersangka Jaya, yaitu Hamim, Lindri, Hengki dan Nafia kemudian mengeroyok korban, ada yang memukul kepala bagian belakang, dan juga dahi korban, sedangkan Putra menusuk korban dengan pisau sebanyak tiga kali, mengenai pinggang sebelah kanan.

“Karena kalah jumlah dan banyak mengalami banyak pukulan, korban meninggal dunia di tempat, itu keterangan yang didapat dari saksi dan pelaku,” beber kasat Reskrim.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *