Sudah ada 37 Kasus DBD di Tanbu

oleh -558 views
Kadis Kesehatan Tanbu, H. M. Damrah

BATULICIN, Kalselpos.com – Musim hujan dan musim pancaroba yang sedang berlangsung saat ini khususnya di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) mengakibatkan perkembangan sarang nyamuk Aedes Aegypti atau nyamuk penyebab penyakit demam berdarah tumbuh sangat cepat.

Dalam satu bulan terakhir atau dari awal tahun 2019 kasus DBD di Tanbu sangat tinggi. Hal ini disampaikan oleh Kadis Kesehatan Tanbu, H. M. Damrah di Ruang Kerjanya, Rabu (30/1) pagi.

Baca Juga ==> 66 Kasus DBD Di Balikpapan, Satu Meninggal Dunia

Bahwasanya sampai pada saat ini telah tercatat ada 37 kasus penyakit DBD di Tanbu, dan ini merupakan suatu kewaspadaan yang harus dihadapi bersama untuk melakukan pencegahan penyebaran penyakit berbahaya ini.

Dari 37 kasus DBD tersebut yakni 24 perempuan dan 13 laki-laki. Kecamatan Simpang Empat adalah yang terbanyak yaitu 12 kasus. Kemudian Kecamatan Satui 8 kasus disusul Kecamatan Kusan Hilir sebanyak 6 kasus, dan sisanya menyebar di beberapa kecamatan.

Damrah mengatakan, puncak dari penularan penyakit DBD berada pada November hingga Februari disetiap tahunnya, karena bulan itu seiring dengan musim hujan dan musim pancaroba. Dan di Tanbu pada saat ini melonjaknya kasus DBD berada pada bulan Januari 2019.

Perlu diketahui sebelumnya kasus DBD di Tanbu pada tahun 2016 tercatat ada 424 kasus, sedangkan di tahun 2017 turun drastis hanya ada 48 kasus, kemudian pada tahun 2018 mengalami sedikit kenaikan yaitu 76 kasus.

Baca Juga ==> 66 Kasus DBD Di Balikpapan, Satu Meninggal Dunia

Dinkes Tanbu sudah mengeluarkan surat imbauan ke seluruh Kepala Puskesmas yang berada di Tanbu agar melakukan koordinasi dengan kecamatan dan desa untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan masing-masing melalui 3M plus.

3M plus yang dimaksud yaitu menguras tempat penampungan air minimal satu kali dalam seminggu, kemudian menutupnya, mendaur ulang seluruh sampah bekas di lingkungan dan juga menaburkan bubuk abate untuk membunuh jentik-jentik nyamuk.

“Kepada seluruh masyarakat apabila ada mendapati anggota keluarga yang terkena demam mendadak dengan suhu badan yang tinggi agar segera memeriksakan ke pelayanan kesehatan terdekat,” tandasnya.

Penulis :syahriadi
Editor :wandi
Penanggung jawab :SA Lingga

Slider