Realisasi PAD Kotim tidak mencapai target karena ini

oleh -234 views
Bupati H Supian Hadi dan Sekretaris Daerah Halikinnor. (Ant)

Sampit, Kalselpos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah, tidak mampu merealisasikan pendapatan asli daerah (PAD) sesuai target yang ditetapkan karena hilangnya potensi pendapatan dari pos sumbangan pihak ketiga.

“Makanya kami sangat mendukung kalau pajak sektor perkebunan juga dibagi ke daerah. Ini sesuai yang diperjuangkan gubernur. Kalau ini bisa terealisasi, kami yakin akan berdampak besar terhadap PAD Kotawaringin Timur,” kata Bupati H Supian Hadi usai memimpin rapat evaluasi akhir tahun, Senin.

Target PAD Kotawaringin Timur tahun 2018 ditetapkan Rp212.045.012.017, sedangkan realisasinya Rp188.376.631.483,46 atau 88,84 persen. Komponen PAD Kotawaringin Timur terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain PAD yang sah.

Pajak daerah ditarget Rp57,860 miliar dan terealisasi Rp69,192 miliar atau 119,58 persen, retribusi daerah ditarget Rp12,336 miliar dan terealisasi Rp11,736 miliar atau 95,13 persen, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan ditarget Rp8,100 miliar dan terealisasi Rp8,134 miliar atau 100,42 persen serta pendapatan lain-lain PAD yang sah ditargetkan Rp133,737 miliar dan terealisasi Rp99,313 miliar atau 74,26 persen.

Supian mengapresiasi kerja keras seluruh satuan organisasi perangkat daerah dalam mencapai target PAD. Namun dia berharap capaian itu ditingkatkan pada 2019 nanti sehingga lebih banyak lagi pembangunan yang bisa dibiayai dan dijalankan.

Seluruh kepala satuan organisasi perangkat daerah diminta lebih kreatif dalam menggali potensi PAD. Potensi sumber PAD Kotawaringin Timur masih sangat besar dan harus lebih dioptimalkan penggaliannya.

“Kepala SOPD harus berinovasi menggali PAD tapi tanpa melanggar aturan. Apa yang dilakukan Dinas Perhubungan dalam pemberlakukan sistem parkir elektronik dan Dinas Lingkungan Hidup yang bekerja sama dengan Bank Sampah, patut diapresiasi. Terobosan seperti ini yang sangat diharapkan,” kata Supian.

Terkait penyerapan anggaran, Supian mengakui ada kendala pada kegiatan multiyears atau tahun jamak. Namun secara umum, Supian menilai kinerja hingga tingkat kelurahan sudah memuaskan, namun harus terus ditingkatkan.

Sekretaris Daerah Kotawaringin Timur Halikinnor mengatakan, kinerja satuan organisasi perangkat daerah dalam menggali potensi sumber PAD sudah cukup bagus. Realisasinya juga bagus, namun harus ditingkatkan.

“Kalau dari PAD, pos seperti pajak daerah, retribusi daerah dan lainnya malah melampaui target. Yang tidak sampai target itu cuma pendapatan dari sumbangan pihak ketiga yang dihapus sehingga sangat terasa pengaruhnya,” kata Halikinnor.

Halikinnor berharap berbagai kekurangan yang terjadi dalam pelaksanaan program tahun 2018, dapat diperbaiki pada tahun 2019 nanti. Pemerintah daerah berharap PAD terus meningkat sehingga pembangunan daerah juga terus meningkat.

Sumber : Antara
Penanggungjawab : S. A. Lingga