Pengunjung Ujung Pandaran diprediksi terus meningkat hingga usai tahun baru

oleh -202 views
Pengunjung menikmati suasana Pantai Ujung Pandaran dengan mandi maupun berswafoto. (Ant)

Sampit, Kalselpos.com – Objek wisata Pantai Ujung Pandaran di Kecamatan Teluk Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah, makin ramai pengunjung dan diperkirakan terus terjadi hingga usai perayaan tahun baru 2019 nanti.

“Pengunjung memang terus meningkat. Biasanya puncaknya terjadi pada malam tahun baru nanti. Tapi setelah tahun baru pun biasanya masih ramai sampai musim liburan berakhir,” kata Kepala Desa Ujung Pandaran Aswinnor di Sampit, Senin.

Pantai Ujung Pandaran berlokasi sekitar 85 kilometer dari pusat Kota Sampit. Pantai yang menghadap Laut Jawa itu menyuguhkan pemandangan yang indah, tidak kalah dengan keindahan pantai di daerah lain.

Pantai ini juga memiliki objek wisata religi berupa kubah atau makam seorang ulama yang terletak di bagian Timur pantai. Kubah tersebut sering didatangi peziarah dari luar daerah seperti Kota Palangka Raya, bahkan Banjarmasin Kalimantan Selatan.

Peningkatan pengunjung objek wisata andalan Kotawaringin Timur terjadi sejak memasuki masa libur sekolah. Pantai yang biasanya hanya ramai saat akhir pekan, kini setiap hari makin ramai pengunjung.

Meski gelombang lebih besar dari biasanya, banyak wisatawan yang tetap mandi di pantai. Wisatawan tampak tidak terlalu khawatir karena menilai gelombang yang sampai ke bibir pantai tidak terlalu besar, namun mereka tidak ada yang berenang jauh dari bibir pantai.

Peningkatan wisatawan diperkirakan akan terjadi hingga malam tahun baru. Hingga usai tahun baru pun, diperkirakan masih ramai wisatawan hingga libur sekolah berakhir.

“Puncak peningkatan pengunjung biasanya terjadi saat malam tahun baru dan siang harinya. Kami mengimbau kepada pengunjung untuk lebih berhati-hati karena beberapa hari ini sering terjadi angin kencang dan gelombang tinggi,” kata Aswinnor.

Sementara itu, lalu lintas di kawasan Pantai Ujung Pandaran biasanya akan padat saat menjelang perayaan tahun baru, padahal ruas jalan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan Kotawaringin Timur dengan Kabupaten Seruyan.

“Kami sudah menyiapkan personel yang akan berjaga di objek wisata Pantai Ujung Pandaran. Satu pos juga didirikan di tempat itu untuk menjaga keamanan dan mengatur lalu lintas agar tetap lancar,” kata Kapolres Mohammad Rommel.

Pengamanan objek wisata pantai juga menjadi perhatian Direktorat Polairud Polda Kalimantan Tengah. Selain mencegah terjadinya tindak kejahatan, pengamanan juga dilakukan untuk menghindari terjadinya hal tidak diinginkan, seperti adanya wisatawan yang mengalami kecelakaan di pantai atau saat berenang.

“Wisatawan juga harus menjaga keselamatan. Prakiraan cuaca dari BMKG untuk akhir tahun ini cuaca bagus, tapi bisa saja berubah, makanya harus selalu waspada. Jangan berenang di laut sendirian supaya bisa saling mengawasi,” kata Direktur Polairud Polda Kalimantan Tengah, Kombes Badarudin.

Untuk mengamankan perairan Kalimantan Tengah, Direktorat Polairud Polda Kalimantan Tengah menyiapkan 82 personel yang dibekali 19 kapal terdiri dari 6 kapal C2 dan sisanya 13 kapal C3. Wilayah-wilayah yang cukup luas dan menjadi perhatian di antaranya Kabupaten Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Kapuas dan Palangka Raya.

Pengamanan objek wisata pantai ditingkatkan karena biasanya banyak wisatawan yang berenang. Personel disiagakan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

Khusus di Pantai Ujung Pandaran, Ditpolairud Polda Kalimantan Tengah menyiapkan tim SAR dengan jumlah sembilan personel. Tim dilengkapi armada taktikal, rubber boat atau perahu karet dan peralatan menyelam untuk bertindak cepat jika terjadi sesuatu terhadap wisatawan.

Sumber : Antara
Penanggungjawab : S. A. Lingga

Facebook Comments