Cerita Sri Bagikan Pecel Gratis Untuk Anak TPQ Selama 10 Tahun

  • Whatsapp

 

BATANG – Apa jadinya jika seorang pedagang sering tak mendapat untung dari hasil dagangannya, bisa dipastikan pedagang tersebut akan gulung tikar.

Namun berbeda dengan yang dilakukan oleh Sri Wahyuni (56) yang menjajakan dagangannya berupa makanan pecel di sebuah TPQ.

Wahyuni yang menjual pecel di TPQ Az-Zahro Desa Durenombo Kecamatan Subah Kabupaten Batang, acap kali pulang tanpa sepeser uang walaupun dagangannya ludes.

Saat ditanya kenapa tidak menyudahi pekerjaan tersebut, wanita paruh baya tersebut hanya tersenyum dan mengatakan ia iklhas.

“Tidak mengapa tidak mendapatkan uang, bisa memberikan manfaat bagi anak-anak yang tengah menuntut ilmu di TPQ saya sudah senang,” katanya, Selasa (6/11/2018).

Dikethui Sri sudah berdagang hampir 10 tahun lamanya, namun ia tak pernah menghitung berapa laba yang sudah ia bawa pulang untuk keluarga.

“Walaupun dagangan saya sering habis, dan tidak mendapatkan laba, namun hingga sekarang saya masih bisa mencukupi kebutuhan keluarga,” imbuhnya.

Penulis : Musthafa/ Rel
Editor : Aprie
Penanggung Jawab : S.A. Lingga

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.