Harapan Petani Sengon, Jalan Tembus Bisa Kurangi Ongkos Distribusi

  • Whatsapp

 

Batang- Salah satu komoditas bernilai ekonomi tinggi di Desa Durenombo, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, adalah perkebunan sengon.

Ratusan hektar lahan warga banyak ditanami sengon bersanding dengan hutan jati milik Perhutani.

Salah satu pemilik kebun sengon, Edi (39), Minggu (4/11/18) mengaku lebih memilih menanam sengon dibanding tanaman lain. Alasanya selain permintaan kayunya sangat tinggi, juga harganya jarang turun atau trennya selalu naik terus.

Cuman, kata dia, untuk bisa dipanen atau ditebas harus menunggu lima tahun kedepan. Saat ini dirinya memiliki 2000 pohon sengon berusia dua bulan.

“Jadi memang harus bersabar karena menunggunya cukup lama dan saya pun berharap keberadaan jalan tembus bisa memudahkan panen, minimal ongkos transportasinya turun setelah aksesnya sudah gampang,” pungkasnya.

 

Penulis : Musthafa/ Rel
Editor : Aprie
Penanggung Jawab : S.A. Lingga

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.