Bocor Ban Sudah Tradisi di TMMD Batang

  • Whatsapp

BATANG, kalselpos.com – Kerusakan pengangkut material TMMD juga dialami oleh 1 Unit Armada Kodim 0736 Batang. Satu kendaraan pick up jenis Kijang Super mengalami pecah ban setelah melakukan perjuangan ekstra guna mendatangkan pasir, batu, semen serta orang ke lokasi pengaspalan jalan.

Wajar memang, lokasi TMMD Reguler 103 Kodim, di Desa Durenombo Kecamatan Subah, arah ke Dusun Durensari, cukup sulit untuk dijangkau karena medan terjal dan masih dikeraskan, ditambah kendaraan tersebut tak kenal waktu dipaksa mengangkut segala.

Dikatakan sopir, Kopda Maryoto, anggota Satgas TMMD dari Kodim, “Pecah ban masih wajar Pak, memang kalau dibilang sih sudah capek ben ini melahap jalan rusak yang sedang diperbaiki. Ban serep siap kita mainkan. Namun kalau yang rusak mesinnya, ya jadi masalah, karena peran mobil sangatlah vital.” ungkapnya sambil mengganti ban. Rabu (31/10/18).

Maryoto membenarkan, soal perlunya perjuangan ekstra untuk mendatangkan material dan manusia ke lokasi jalan TMMD yang panjangnya 2,3 Km. Jadi sangat memerlukan armada pengangkut dengan kondisi prima. Bocor ban di lokasi, sudah menjadi tradisi selama jalan aspal belum jadi, terlebih muatannya berat, sehingga jika satu armada mengalami gangguan, akan segera dicarikan solusi dengan mendatangkan armada pengangkut lainnya agar pengaspalan tetap berjalan dan rampung sebelum 14 November 2018 (tutup TMMD). (spj)

 

Penulis : Musthafa/ Rel
Editor : Aprie
Penanggung Jawab : S.A. Lingga

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.