Proses Pengaspalan Jadi Magnet Para Pelajar

  • Whatsapp

BATANG, Kalselpos.com – Cairan hitam kental dengan suhu panas diambil dalam tong menggunakan ember besi yang sudah diberi lubang yang mengitari sekeliling ember, cairan tersebut di siram ke jalan dalam proses pembangunan di Desa Durenombo Kecamatan Subah Kabupaten Batang.

Mengenakan masker dan kayu panjang guna menyiasati panasnya cairan aspal seorang anggota TNI menyiramkan aspal panas terus menerus hingga merata. Usai merata batu halus ditimpakan ke atas aspal untuk kemudian diratakan menggunakan alat berat berupa stoom well, dengan proses tersebut jalan yang tengah dibangun dalam program TMMD Reguler ke-103 akan halus dan siap dilanjutkan dengan proses finishing.

Bacaan Lainnya

Seorang pelajar dari Desa Durenombo yang melihat pengaspalan pertama kali bertanya-tanya, karena yang dipikirkan ialah aspal padat bukan berupa cairan. “Saya kira aspal itu lempengan, ternyata cair seperti lem tapi berwarna hitam, dan sangat panas ternyata, jadi harus hati hati dalam pelaksanaan pengaspalan,” jelas Muhammad Arif (15), Minggu (28/10/2018).

Bocah 15 tahun tersebut menambahkan, saat melihat langsunh disarankan oleh Satgas TMMD agar tidak terlalu dekat. “Karena panasnya aspal jadi saya diminta agar tidak terlalu dekat, takutnya nanti terkena cairan aspal, tidak apa apa walaupun tidak melihat secara dekat tapi bisa tahu proses pengaspalan,” timpalnya.

Penulis : Amin/Rel
Editor : Aprie
Penanggungjawab : S. A. Lingga

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.