Uraian Cara Menjaga Kualitas Minyak Atsiri di Lokasi TMMD Batang

  • Whatsapp

BATANG, Kalselpos.com – Mulyono (42) penebas dan penjual daun cengkeh asal Dusun Durensari Rt. 01 Rw. 03 Desa Durenombo Kecamatan Subah, Nampak membawa hasil tebasan daun dari warga setempat untuk dipasarkan ke tempat penyulingan Desa Pretek Kecamatan Pecalungan. Rabu (24/10/18).

Ditangan penyuling, daun tersebut dijadikan minyak atsiri. Dari tangan pengepul, dirinya membeli dengan harga 3000 rupiah/kilonya. Dengan adanya pembangunan jalan tembus dari dusunnya menuju Desa Durenombo atau pusat pemerintahan desa, 3,7 kilometer dari pada sebelumnya 17 kilometer 1 jam. Dirinya mengaku senang karena TMMD akan mempermudah lalu-lintas warga Durensari dalam memasarkan hasil panen serta mendekatkan jarak dari 17 kilometer.

Bacaan Lainnya

Mulyono sedikit menjelaskan, kendala yang dihadapi yaitu cuaca, karena saat ini mulai musim penghujan maka daun cengkeh bagus susah dicari. Produksi minyak daun cengkeh yang optimum tergantung pada kapasitas ketel yang digunakan, penyulingan 1,3 ton daun kira-kira akan menghasilkan 35 kg minyak atsiri.

Sedangkan tenaga kerja yang diperlukan dalam proses produksi membutuhkan 3 orang pekerja per proses penyulingan. Mereka biasanya dibayar secara borongan untuk satu kali proses penyulingan yang membutuhkan waktu antara 6-8 jam dan dalam satu hari dapat dilakukan 2 hingga 3 kali penyulingan per ketel.

Mutu minyak daun cengkeh dipengaruhi 3 hal, yaitu pertama pemilihan bahan baku, daun kering, bersih dan tidak tercampur bahan-bahan lain akan menghasilkan minyak sesuai dengan yang diinginkan. Kedua, proses produksi dengan kondisi peralatan yang digunakan dan waktu proses penyulingan. Ketel dengan bahan anti karat akan menghasilkan minyak lebih baik dibandingkan penyulingan dengan menggunakan ketel yang terbuat dari besi plat biasa.

Apalagi dengan menggunakan drum-drum kaleng biasa serta waktu yang lebih singkat. Terakhir, penanganan hasil produksi, minyak seharusnya ditampung dan disimpan dalam kemasan dari bahan gelas, plastik atau bahan anti karat lainnya. Akan menurun kualitasnya jika hanya disimpan dalam kemasan dari logam berkarat, pasalnya minyak ini mudah teroksidasi dengan bahan logam.

Penulis : Amin/Rel
Editor : Aprie
Penanggungjawab : S. A. Lingga

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.