10 Ha Lahan Berpolemik Heriyanto dan PT Adaro, Keduanya Masih Bersikukuh

  • Whatsapp

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Mencuatnya kasus dugaan pengambilan paksa hak atas kepemilikan lahan milik warga Desa Kasiau Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong oleh PT Adaro Indonesia, membuat perusahaan pertambangan tersebut mengambil langkah klarifikasi.

Baca Juga ==> Warga Cililitan Minta Ganti Rugi Lahan Mereka yang Terkena Normalisasi

Bacaan Lainnya

Melalui release resminya pada Senin (22/10) sejumlah poin tertuang dalam rilis yang ditandatangani oleh Community and Media Relations Dept Head PT Adaro Indonesia, Djoko Soesilo, menegaskan sekaligus membantah adanya status quo atas lahan seluas 10 hektar yang dipermasalahkan oleh Heriyanto, pemilik lahan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 Komentar