Jaksa Tuntut Empat Terdakwa Pengedar Narkoba Jaringan Internasional 15 Tahun Penjara

oleh -948 views
TUNTUTAN - Keempat tersangka narkoba jaringan internasional dituntut 15 tahun penjara. (Eddy AY)

Banjarmasin, Kalselpos.com – Empat terdakwa pengedar dan kurir narkotika jenis sabu jaringan internasional yang dikendalikan dari Lapas Kelas II A Karang Intan, Martapura, dituntut hukuman 15 tahun kurungan penjara dan denda Rp1 miliar dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin, Selasa (21/8/2018).

Tuntutan itu dibacakan langsung Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Kalimantan Selatan Adi Fachruddin SH dihadapan terdakwa Gilang Fajar Martha alias Gilang, Herman, Hariyadi dan Muhammad Rifani alias Fani dalam sidang di PN Banjarmasin yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Khairul Saleh SH.

Para terdakwa dinyatakan bersalah melanggar Pasal 132 Ayat (1) jo Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika karena membawa barang narkotika untuk diperjualbelikan kepada masyarakat dan dipakai sendiri.

Keempat terdakwa merupakan jaringan pengedar sekaligus penjemput barang sabu asal malaysia untuk diedarkan di Kalimantan Selatan. aktivitas kegiatan ini diduga sudah berjalan cukup lama dengan barang bukti 485 gram sabu.

Penangkapan keempat terdakwa bermula pada Januari 2018 lalu, terdakwa Gilang dihubungi oleh Hariyadi yang waktu itu berada di Lapas Karang Intan Martapura dengan bermaksud menawarkan kesepakatan kepada Gilang apakah dia bersedia mengambil sabu dan pil ekstasi di Malaysia.

Selanjutnya terdakwa Gilang terbang ke Malaysia setelah menerima uang transportasi Rp9 juta dari Hariyadi pada Februari 2018. Saat itu terdakwa Gilang menerima transferan uang melalui bank BCA.

Pada saat itu terdakwa Gilang terbang dengan menggunakan pesawat Garuda ke Kuala Lumpur setelah sebelumnya transit di Jakarta. Di negara Malaysia, terdakwa Gilang menerima sabu dan pil ekstasi dari Ali (DPO) sebanyak empat ons.