Harga Jual Anjlok, Petani Sawit di Tanbu “Gigit Jari”

oleh -1.139 views
HARGA ANJLOK: Para pekerja saat mengumpulkan hasil buah panen milik Fahrudin pemilik kebun sawit di Desa Sari Gadung Kecamatan Simpang Empat. (Syahriadi)

Batulicin, Kalselpos.com – Beberapa petani kelapa sawit mengeluhkan rendahnya nilai jual harga buah sawit. Hal ini terjadi di wilayah Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu.

Berdasarkan pantauan Kalsel Pos di lapangan anjloknya harga kelapa sawit tersebut dikarenakan banjirnya buah yang sedang dipanen oleh para petani sawit yang bersamaan waktu panennya.

Salah satu pemilik kebun kelapa sawit, Fahriani mengatakan di Desa Sari Gadung, Kecamatan Simpang Empat, didera anjloknya harga buah sawit yang cukup signifikan. Sebelumnya harga sawit kisaran Rp 1000-1.200 per kilogram. Namun untuk sekarang harga hanya mencapai kisaran Rp 600-750 per kilogram.

Lebih lanjut lagi dia menjelaskan bahwa perusahaan yang membeli tidak dapat menampung sepenuhnya hasil buah perkebunan yang ada.

“Secara otomatis harga itu murah. Ketika tidak kita jual buahnya akan busuk sebab buah sawit tidak bisa bertahan lama,” imbuhnya.

Hal yang serupa dikatakan oleh Fahrudin, salah seorang petani yang berasal dari Desa Sari Gadung. Dia menyampaikan keluhannya terhadap harga jual buah sawit milik mereka yang sangat turun drastis sejak 3 bulan terakhir ini.

Dikatakannya, para petani Desa Sari Gadung sangat mengeluh dan resah dengan anjloknya harga buah sawit sekarang ini.